BANJAR, balipuspanews.com — Komisi I DPRD Provinsi Bali Ida Gede Komang Kresna Budi melakukan agenda Reses dengan turun ke bawah (turba) menemui para petani peternak serta pengerajin anyaman bambu di Banjar Kunci, Desa Tigawasa, Kabupaten Buleleng, Kamis (21/2).

Nah, pada kesempatan itu, politisi Golkar menggelontorkan bantuan hibah bansos tahun 2017, berupa ternak indukan sapi senilai Rp100 juta kepada kelompok setempat.

“Sekarang, indukan ternak sapi itu, sudah berkembang. Sejatinya ada 4 kelompok, namun baru bisa kita realisasikan bantuan indukan sapi 10 ekor dalam 1 kelompok dengan anggota 10 orang. Jumlah hibah bansosnya Rp 100 juta. Kedepan, kita rencanakan gelontorkan bantuan sapi Rp 1 miliar di Desa Tigawasa,” ungkap Kresna Budi, Jumat (22/2) pagi.

Melalui program ‘Bangunlah badannya, bangunlah jiwanya’, Dewan Kresna Budi pun bertekad untuk meningkatkan pendapatan para pengerajin bambu di Desa Tigawasa melalui program UMKM dengan membentuk koperasi.

“Kami akan berusaha berdayakan potensi pengerajin anyaman bambu di empat banjar, yakni Banjar Kunci, Uma Sendi, Congkang dan Dangin Puri dengan cara mendirikan koperasi. Tentu harapannya, kesejahteraan para pengerajin semakin meningkat, karena saat kita turun ternyata data KK miskin di Tigawasa jumlahnya cukup banyak,” tandasnya.

Kresna Budi berharap bantuan hibah bansos berupa indukan ternak sapi nantinya mampu menghasilkan pupuk yang sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah serta tanaman, sekaligus upaya melestarikan populasi sapi Bali.