Residivis Gasak Mobil di Garase Rumah, Ngaku Niat Memiliki

MANGUPURA, balipuspanews.com – Dua kali masuk penjara tidak membuat pria berinisial Gde DW,44, bertobat. Malah ia kembali beraksi mencuri mobil di garase milik korban, I Gusti NB,34.

Hingga akhirnya DW dibekuk Unit Reskrim Polsek Mengwi di rumahnya di Banjar Tengah, Desa Banyuning, Buleleng, pada 15 April 2022 pukul 23.00 WITA.

Menurut Kapolsek Mengwi Kompon I Nyoman Darsana pengungkapan ini berawal dari laporan korban NB asal Gianyar. Korban melaporkan kehilangan mobil APV DK1138KZ warna abu-abu Metalik di garase milik Mangku Darma di Banjar Perang Kurubaya, Desa Lukluk, Mengwi, Badung, pada 13 Maret 2022.

Mobil tersebut dititip parkir di garase tersebut sejak 11 Maret 2022.

Baca Juga :  Polres Badung Selidiki Penyebab Terbakarnya Pasar Mengwi

“Mobil diketahui hilang saat korban hendak memanaskan mesinnya. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Mengwi,” beber Kompol Darsana.

Setelah menyelidiki laporan korban, Tim Opsnal Reskrim mengecek sejumlah showroom penjualan mobil bekas di wilayah Gianyar, Bangli, Tabanan, Baturiti, dan Singaraja. Dalam penyelidikan, pelaku mengarah ke tersangka dan ditangkap di rumahnya.

“Barang bukti mobil hasil curiannya itu pun dibawa ke Polsek Mengwi untuk diproses lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

Dari interogasi, pelaku mengaku sudah lama melihat mobil itu di garase. Sehingga timbul niatnya untuk mencuri. Tersangka lantas mencari tukang kunci untuk buatkan kunci duplikat pada 11 Maret 2022.

“Kepada tukang kunci, tersangka mengaku mobil itu adalah miliknya dan kuncinya hilang,” ungkap Kompol Darsana.

Baca Juga :  Tragis, Pria asal Karangasem Ini Tewas Kesetrum Listrik saat Perbaiki Kipas Angin 

Setelah berhasil membuat kunci duplikat, pelaku lalu membawa pergi mobil tersebut. Sampai di rumah, tersangka mengganti plat mobil tersebut menggunakan plat palsu menjadi DK 1233 EF. Tujuannya untuk menghindar dari kejaran polisi.

“Selama sebulan lebih mobil itu digunakan tersangka,” ungkapnya.

Selama ini katanya, mobil tersebut dibawa kabur 13 Maret. Mobil dibawa kabur ke Blumbungan, Abiansemal, Badung. Lalu mobil tersebut untuk sementara dititipkan di belakang sebuah warung.

“Tersangka ini residivis. Dia sudah dua kali dipenjara, yakni tahun 2018 tersangka melakukan tindak pidana penggelapan di Mengwitani,” ujarnya.

Saat itu divonis 1 tahun 6 bulan penjara di LP Kerobokan. Berikutnya tahun 2021 tersangka kembali ditangkap polisi karena melakukan tindak pidana penggelapan di Desa Lebah Siung, Sukasada.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Diharapkan Tetap Kuat Ditengah Dinamika Zaman

“Pada saat itu tersangka divonis 10 bulan penjara di LP Singaraja,” tandasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan