Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBulelengResmi Seluruh Kegiatan PTMT di Buleleng Ditutup Sementara

Resmi Seluruh Kegiatan PTMT di Buleleng Ditutup Sementara

BULELENG, balipuspanews.com – Keputusan itu ditetapkan setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng nomor 420/3241/Skrt/II/2022 sebagai tindaklanjut dari SE Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 2 tahun 2022 yang salah satu ketentuannya yakni tentang penutupan sementara Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sampai situasi kembali kondusif dan mengalihkan ke pembelajaran daring atau PJJ.

Hal itu disampaikan langsung Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, pada Jumat (4/2/2022) pagi di ruang kerjanya.

Suyasa mengatakan jika Satgas Kabupaten diminta untuk melakukan evaluasi terhadap proses PTMT akibat semakin masif atau tingginya lonjakan kasus pasien terkonfirmasi di Kabupaten Buleleng beberapa Minggu terakhir hampir sentuh angka 100 perharinya. Apalagi sejauh ini di Buleleng juga terdapat sejumlah guru serta siswa dinyatakan terpapar Covid-19.

“Nah hal ini yang sebaiknya di antisipasi supaya tidak terjadi kasus yang lebih besar di kluster sekolah,” ujarnya.

Ia pun menilai jika selama ini apa yang telah dilaksanakan saat ada siswa di satu kelas yang dinyatakan positif maka hanya satu kelas itu ditutup kurang parsial dilaksanakan, sebab hal itu justru membuat kasus merembet ke kelas lainnya.

BACA :  Ikuti Prosesi Melasti Ida Bhatara Mandhara Giri Semeru, Wabup Artha Dipa Ajak Warga Jaga Kerukunan Beragama

Bahkan ia menyebutkan dari catatan yang ada sudah cukup banyak sekolah yang memiliki kasus baik itu SMP dan SMA dan hal itu dinilai harus segera diantisipasi.

Saat disinggung sampai kapan penutupan sementara PTMT dilakukan Birokrat asal Desa Tejakula ini mengaku belum bisa memastikan sampai kapan akan dialihkan menjadi pembelajaran daring atau PJJ, akan tetapi pihaknya berharap semoga setelah ada evaluasi PTMT bise segera dilaksanakan kembali.

“Untuk penutupannya belum kami tentukan sampai kapan karena kan ada evaluasi, semoga lebih cepat agar siswa bisa bergabung kembali dengan temannya disekolah,” tutupnya.

Untuk diketahui perkembangan terakhir saat berita ini diturunkan kasus Covid-19 di 12 sekolah di Kabupaten Buleleng terdapat 72 orang siswa dan 27 orang dari Guru dan Tenaga Kependidikan yang dinyatakan terpapar Covid-19.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular