Resmikan Jembatan, Bupati Made Gianyar Harap Bisa Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Bangli Made Gianyar meresmikan jembatan penghubung Desa Belancan dengan banjar Bukih, Kintamani
Bupati Bangli Made Gianyar meresmikan jembatan penghubung Desa Belancan dengan banjar Bukih, Kintamani

BANGLI, balipuspanews.com – Dua jembatan diresmikan Bupati Bangli Made Gianyar, Senin (30/11/2020). Kedua jembatan tersebut masing-masing jembatan Desa Belancan – Dusun Bukih, Kecamatan Kintamani dan Jembatan Metro Kedui, di Kecamatan Tembuku.

Diresmikannya jembatan itu diharapkan membantu percepatan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat yang menghubungkan Desa satu dengan Desa lainnya.

Dalam acara yang dipusatkan di areal jembatan masing- masing itu, juga turut dihadiri oleh Kajari Bangli, Kadis PUPR Perkim Bangli, Perbekel Desa setempat, serta sejumlah undangan lainnya.

Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Bangli I Wayan Suastika melaporkan, bahwa Jembatan yang menghubungkan antara Desa Belancan dan Desa Bukih adalah kegiatan pembangunan jembatan lanjutan yang belum terselesaikan pada tahun 2018. Begitu juga dengan jembatan yang menghubungkan Desa Metro dengan Desa Kedui.

“Sesuai komitmen Bapak Bupati untuk mempercepat akses dan pergerakan ekonomi masyarakat yang mayoritas adalah pertanian, maka pembangunan jembatan ini adalah salah satu jawaban untuk mendukung pergerakan ekonomi di desa yang sesuai dengan visi-misi pembangunan yaitu membangun dari Desa,” ujar Suastika.

Lanjut Suastika memaparkan, jembatan Belancan – Bukih sendiri dikerjakan oleh penyedia pemenang tender semenjak surat perintah mulai kerja (SPMK) selama 120 hari dan diserah terimakan pada tanggal 16 November 2020.

“Dengan nilai kontrak mencapai Rp. 1,2 miliar, volume pekerjaan yaitu panjang jembatan 26 m, ditambah dengan pekerjaan pendukung seperti pengaspalan, senderan, dan lainnya,” ungkapnya.

Suastika menambahkan, sementara untuk jembatan Metro – Kedui dibangun oleh penyedia pemenang tender yang berbeda dengan nilai kontrak Rp. 3.889.663.000,00.

“Proses pengerjaan selama 180 hari dan diserah terimakan pada tanggal 21 November 2020. Volume pekerjaan panjang bentang jembatan 26,6 m ditambah dengan pekerjaan pendukung,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar berharap, dengan diresmikannya akses jembatan tersebut, masyarakat diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi kreatif dari sektor lainnya selain pertanian.

“Harapan saya dengan diresmikannya jembatan Belancan-Bukih dan Metro-Kedui semoga pergerakan ekonomi masyarakat lebih cepat dan mampu menumbuhkan ekonomi kreatif lainnya bukan hanya pertanian, dan salah satunya adalah pariwisata alam yang juga menjadi unggulan Kabupaten Bangli,” sebutnya.

Penulis : Komang Rizki

Editor : Oka Suryawan