Rabu (27/5) siang awak media ini berkesempatan mendampingi sekelompok umat yang peduli sesama berkunjung dikediaman I Kadek Sutarna dan ibunya
Rabu (27/5) siang awak media ini berkesempatan mendampingi sekelompok umat yang peduli sesama berkunjung dikediaman I Kadek Sutarna dan ibunya

TABANAN, balipuspanews.com – Rabu (27/5) siang awak media ini berkesempatan mendampingi sekelompok umat yang peduli sesama berkunjung dikediaman I Kadek Sutarna dan ibunya. Keduanya beralamat di Jalan Gelatik Gang VIII nomer 8, Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan.

Kunjungan ini berawal dari undangan yang awak media ini terima dari Sagung Dian Dinar untuk membesuk I Kadek Sutarna yang menderita kecelakaan sekitar 12 tahun silam saat ia berusia 25 tahun. Akibat kecelakaan tersebut kini ia mengalami gangguan pada kedua kaki dan kaku pada kedua tangannya.

Dampaknya, ia yang seharusnya kini tengah pada masa-masa produktif dan sebagai tulang punggung keluarga harus istirahat total. Untuk biaya hidup sehari-hari kini ia tergantung dari rejeki ibunya Ni Ketut Sunita yang hanya seorang buruh serabutan.

“Sakit saya ini sejak dari 12 tahun lalu pasca kecelakaan di Jalan Gajah Mada Tabanan. Kini kedua kaki saya sulit digerakkan dan kedua tangan saya kaku,” ungkapnya.

Selain mengalami sakit menahun pada kedua kaki dan tangannya, I Kadek Sutarna juga menyebutkan pasca kecelakaan itu ia juga sempat mengalami gangguan pada jantungnya. Namun kini gangguan pada jantungnya tersebut diakuinya sudah pulih.

Terkait pengobatan, ia mengaku lebih dominan mengandalkan pengobatan non medis. Hal ini salah satunya dikarenakan kartu KIS miliknya sudah diputus atau tidak bisa digunakan lagi. Ia berharap KIS miliknya dan juga milik ibunya yang biayanya ditanggung pemerintah bisa digunakan kembali.

Atas kondisi tersebut awak media ini memberanikan diri menghubungi Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd. Hal ini dikarenakan awak media ini sangat mengenal jiwa peduli dan rasa kemanusiaan politikus PDIP asal Desa Dauh Peken tersebut.

Benar saja, responnya sangat cepat. Kurang dari lima belas menit kemudian salah satu tokoh kota Tabanan yang memiliki nama panggilan akrab Jimang Alang tersebut sudah tiba di lokasi. Dengan suasana yang penuh dengan kekeluargaan I Kadek Sutarna didampingi ibunya menceritakan kondisi dirinya.

Wastana pun merasa sangat prihatin dengan kondisi I Kadek Sutarna. Terlebih lagi melihat usianya yang masih muda dan sebagai tulang punggung keluarga.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi warga saya ini (I Kadek Sutarna, red). Seharusnya warga seperti ini mendapat prioritas bantuan,” ujarnya.

Terhadap kondisi tersebut, Wastana siap membantu memperjuangkan hak I Kadek Sutarna dan ibunya untuk bisa mendapatkan kembali haknya, terkait kepemilikan KIS. Sehingga kedepannya I Kadek Sutarna dah ibunya bisa mendapatkan pelayanan medis di puskesmas atau rumah sakit yang dirujuk.

“Segera mungkin saya akan urus untuk bisa mendapatkan KIS-nya kembali. Ini data yang diperlukan (foto copy KTP, KK dan KIS lama) sudah saya minta untuk pelengkap persyaratan,” tutupnya.

Penulis /Editor : Ngurah/ Putu Artayasa