Revolusi Teknologi Informasi Lahirkan Pola Baru Pelayanan Masyarakat

16
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pembukaan Ekonomy Digital Plenary Meeting di Hall Hotel Kartika Plaza Kuta Bali, Senin (11/2) lalu.
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pembukaan Ekonomy Digital Plenary Meeting di Hall Hotel Kartika Plaza Kuta Bali, Senin (11/2) lalu.

KUTA, Balipuspanews.com -Revolusi Teknologi Informasi yang melahirkan pola relasi Baru dalam pelayanan kepada masyarakat, namun pada tatanan kelembagaan Negara belum ada satupun lembaga yang secara khusus memiliki kewenangan untuk memberikan perlindungan maupun pengawasan.

Hal ini disampaikan oleh  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada pembukaan Ekonomi Digital Plenary Meeting yang ke 2 yang diprakarsai Dinas Pariwisata Kabupaten Badung diselenggarakan, Senin (11/2) lalu bertempat di Hall Hotel Kartika Plaza Kuta Bali ditandai dengan pemukulan gong oleh PLT Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono. M. Pd. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Ekonomi Digital Plenary Meeting yang pertama yang telah dilaksnakan pada Bulan Juni 2018 lalu.

Turut Hadir dari Kementrian perhubungan Bapak Gede Pasek Sukardana ( kepala biro perencanaan perhubungan sebagai nara sumber), Drs. Hamdani MM. MSi. Ak ( staf ahli kementrian dalam negeri sebagai nara sumber) dari Kementrian dalam negeri, Kementrian kominfo disposisi PLT Direktur Ekonomi Digital Drs. Nizam Waham. S. Kom. MM, Kementrian Koperasi dan UMKM disposisi Luhur Pradjarto (Staf Ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga), Dr. Rima Agristina, SH, SE, MM (Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Pakar IT dan Ekonomi Digital Eric Prasetyawan, ST,PMP, CSI, CPM, M. PAR beberapa Kementrian RI serta OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Para Pakar Teknologi Digita dari Universitas Udayana dan Undip serta para penggeliat usaha pariwisata di Badung Bali.

Bupati Badung Giri Prasta dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya dalam acara Kegiatan Ekonomi Digital Plenary Meeting ke II ini di Kabupaten Badung Bali. Ini merupakan penghargaan yang luar biasa kepada pemerintah Kabupaten Badung, sehingga acara ini dapat terlaksana dan ini akan menginspirasi dan memotivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan menyuguhkan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Saat ini pariwisata menjadi leading sektor dalam pembangunan di kabupaten Badung dan sangat berperan penting dalam penggerak ekonomi, perluasan dan penciptakan lapangan kerja, serta pengembangan usaha dan Infrastruktur” jelasnya.

lebih lanjut dikatakan Revolusi teknologi Informasi mendorong kita semua pada pintu gerbang baru yang dapat mengubah cara hidup, cara kerja dan cara bekerja sama antara satu dengan yang lainnya,Teknologi Informasi telah membawa lompatan besar bagi sektor industri,tidak hanya dalam proses produksi namun juga diseluruh rantai nilai industri. “Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah untuk senantiasa hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus ikuti Teknologi tersebut jangan sekali-kali melawannya kalu tak ingin tertindas oleh teknologi itu sendiri” imbuh Bupati Giri Prasta.

Sementara PLT Kepala BPIP Hariyono mengatakan Ekonomy Digital Plenary Meeting ini merupakan sarana untuk membangkitkan kepercayaan diri dalam membangun bangsa untuk meningkatkan anak bangsa dalam penguasaan teknologi sehingga dapat bersaing dengan dunia luar atau bangsa lain. Apalagi sangat didukung dengan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Badung dengan Visi dan Misi Bupati Badung telah memfasilitasi ruang untuk pengembangan teknologi kekinian dengan WIFI gratis di Kabupatwen Badung.

“Ini tentu sangat bermanfaat bagi pengguna dalam mencari dan pengembangan informasi untuk membangun manusia yang berkarakter dalam bidang teknologi digital kekinian” jelasnya.

Kadis Pariwisata Badung Made Badra melaporkan, Ekonomy Digital Plenary Meeting yang ke 2 merupakan Rekomendasi dantindak lanjut dari ekonomy Digital Plenary Meeting yang pertama tahun 2018. Revolusi teknologi digital merupakan sebuah keniscayaan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi dan melahirkan pola relasi baru untuk kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini dihadirkan dari Kementrian Perhubungan sebagai Keynote Speaker, Kementrian Dalam Negeri, Kemenko Perekonomian, Kemenrian Komunikasi dan Informasi, Menteri Koprasi, badan Pembianaan Ideologi Pancasila (BPIP) serta Pelaku ekonomi Digital dan dari Universitas Udayana dan Undip. Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 11 hingga 13 Pebruari 2019. (bud/bpn/tim)

Loading...