GIANYAR, balipuspanews.com – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti prosesi Mejaya-jaya di Padmasana Kantor Bupati Gianyar, Rabu (9/7/2025) sore.
Prosesi Mejaya-jaya yang dipuput oleh Ida Pedanda Manggis Putra Jelantik dari Griya Manggis Manuaba Wanayu ini merupakan bagian dari rangkaian pengangkatan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Gianyar, I Wayan Warnata, menyampaikan bahwa upacara ini dilaksanakan sebagai bentuk penyucian diri sekaligus permohonan restu dan tuntunan spiritual. Harapannya, para calon PPPK yang baru diangkat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, penuh dedikasi, serta berlandaskan nilai-nilai dharma.
Jumlah calon PPPK Tahap I yang mengikuti prosesi hari ini mencapai 3.941 orang. Mereka terdiri dari berbagai formasi, seperti tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Seluruh peserta dijadwalkan akan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada 10 Juli besok di Alun-Alun Kota Gianyar.
“Sebelum menerima SK pengangkatan PPPK, hari ini kita di Kabupaten Gianyar melaksanakan prosesi Mejaya-jaya sebagai bentuk penyucian diri secara sekala dan niskala, agar acara penerimaan SK berjalan lancar,” ujarnya.
Melalui upacara ini, Wayan Warnata berharap para calon PPPK tidak hanya menjadi abdi negara, tetapi juga abdi masyarakat yang mampu menjaga etika, integritas, dan semangat kerja demi kemajuan Kabupaten Gianyar.
Plt. Kabid Bina Mental Spiritual Kesra Gianyar, I Made Apriana, menambahkan bahwa upakara banten yang digunakan dalam prosesi ini berupa banten pekoleman sebagai sarana penyucian diri. Banten ini bertujuan menghilangkan pengaruh negatif dalam rangka mempersiapkan para calon PPPK mengemban tanggung jawab mulia untuk melayani masyarakat.
Salah satu calon PPPK dari Bagian Umum Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Sutama, mengungkapkan rasa syukur dan haru setelah penantian belasan tahun mengabdi sebagai pegawai kontrak. Di usia 55 tahun, ia akhirnya diangkat menjadi PPPK di lingkungan Pemkab Gianyar.
“Setidaknya di akhir pengabdian saya bisa diakui dan diangkat menjadi PPPK hingga pensiun nanti,” tuturnya.
Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan



