JEMBRANA, balipuspanews.com– Menjelang berakhirnya libur lebaran arus balik pemudik mulai meningkat pada Senin (23/3/2026). Selam 24 jam, jumlah penumpang yang masuk Bali tercatat 38.212 orang.
Jumlah ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya saat H+2 Lebaran, yang sebanyak 26.424 orang.
Berdasarkan data Posko lselama periode H+1 Lebaran atau pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, total pergerakan kapal mencapai 177 trip.
Dari jumlah tersebut, realisasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 38.212 orang atau naik 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 37.943 orang.
Selain penumpang, peningkatan juga terjadi pada sejumlah jenis kendaraan. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 6.534 unit atau naik signifikan 34,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.870 unit.
Sebaliknya, kendaraan roda empat justru mengalami penurunan 12,9 persen menjadi 4.290 unit dari sebelumnya 4.927 unit.
Untuk kendaraan logistik, jumlah truk tercatat sebanyak 464 unit atau naik 30 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 357 unit.
Sementara jumlah bus mencapai 283 unit atau naik 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 313 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+1 Lebaran mencapai 11.571 unit atau meningkat 10,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 10.467 unit.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+1 Lebaran, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 285.104 orang atau turun 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 289.463 orang.
Sedangkan total kendaraan tercatat 63.085 unit atau naik 1,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 62.355 unit.
Sementara itu, dari arah sebaliknya, arus penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Gilimanuk pada periode H+ Lebaran, jumlah trip tercatat sebanyak 166 trip.
Total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+1 mencapai 26.617 orang atau naik 19,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 22.312 orang. Untuk kendaraan roda dua tercatat 2.954 unit atau naik 7,3 persen dari sebelumnya 2.752 unit. Kendaraan roda empat mencapai 3.541 unit atau meningkat 25,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.827 unit.
Jumlah truk tercatat 467 unit atau naik 22,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 382 unit. Sedangkan bus mencapai 220 unit atau meningkat 14 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 193 unit. Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 7.182 unit atau naik 16,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.154 unit.
Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H+1 Lebaran, total penumpang yang keluar dari Bali menuju Jawa mencapai 567.832 orang atau meningkat 5,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 537.424 orang. Total kendaraan tercatat 179.871 unit atau naik 6,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 168.993 unit.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano menyampaikan bahwa peningkatan arus balik ini mulai terlihat sejak akhir pekan. Namun, secara umum kondisi di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih berjalan lancar dan terkendali. Pergerakan kendaraan relatif stabil tanpa lonjakan antrean signifikan.
Yossianis pun mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Sabtu (28/3/2026).
“Pengguna jasa diharapkan memilih waktu perjalanan di luar periode puncak agar perjalanan tetap nyaman tanpa antrean panjang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pembelian tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy dan menghindari pembelian melalui calo. Selain itu, pengguna jasa diminta datang ke pelabuhan sesuai jadwal pada tiket dan mengisi data identitas secara lengkap guna mendukung keselamatan pelayaran.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



