JAKARTA, balipuspanews.com – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyelenggaraan Customer Gathering dan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 120 peserta ini mempertemukan jajaran direksi dan manajemen RSCM dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan asuransi, mitra perusahaan, yayasan, komunitas pasien, praktisi kesehatan, instansi terkait, organisasi masyarakat sipil, hingga media massa.
“Forum ini menjadi wadah dialog terbuka untuk membangun komunikasi yang lebih erat sekaligus menghimpun aspirasi dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Forum Konsultasi Publik merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2017, yang mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. Supriyanto Dharmoredjo, Rabu (1/7).
Melalui forum ini, masyarakat dan para mitra layanan diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, harapan, serta evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan RSCM.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai inovasi dan pengembangan layanan RSCM, di antaranya sinergi strategis dengan mitra penjamin, alur pelayanan rawat jalan dan rawat inap, perkembangan layanan stem cell, serta transformasi menuju Green Smart Hospital.
Sesi diskusi berlangsung secara interaktif dengan menghasilkan sejumlah masukan strategis dari masyarakat dan mitra layanan. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kemudahan komunikasi dengan PIC penjaminan, pengembangan skema Coordination of Benefit (CoB) bersama perusahaan asuransi, penyediaan informasi clinical pathways sesuai ketentuan kerja sama, pengembangan layanan homecare rehabilitasi medik dan fisioterapi, pembaruan informasi tarif dan ketersediaan kamar, optimalisasi pengelolaan parkir, serta penyempurnaan standar pelayanan agar semakin mudah dipahami masyarakat.
Seluruh masukan tersebut telah dianalisis oleh RSCM dan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi yang melibatkan unit-unit terkait dengan target penyelesaian yang terukur. Langkah ini merupakan bentuk komitmen RSCM untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat menjadi bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.
Sebagai penutup kegiatan, RSCM bersama para pemangku kepentingan menandatangani Berita Acara Komitmen Bersama sebagai wujud sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kegiatan juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada mitra penjamin yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan di RSCM.
Melalui Customer Gathering dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026, RSCM menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan. Ke depan, RSCM akan terus memperkuat budaya pelayanan yang mengedepankan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga setiap masukan masyarakat dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan pengembangan layanan kesehatan yang semakin prima.
Penulis/editor: Ivan Iskandaria.




