Rumah Nenek 99 Tahun Roboh, Begini Respon Camat Busungbiu

Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana saat melihat kondisi rumah milik Ni Ketut Kanis di Banjar Dinas Belulang, Desa Sepang Kecamatan Busungbiu yang roboh akibat bencana (istimewa)
Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana saat melihat kondisi rumah milik Ni Ketut Kanis di Banjar Dinas Belulang, Desa Sepang Kecamatan Busungbiu yang roboh akibat bencana (istimewa)

BULELENG, balipuspanews.com – Hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (25/10/2020) membuat rumah salah seorang warga bernama Ni Ketut Kanis sekitar pukul 16.00 Wita roboh. Kejadian yang berlokasi di Banjar Dinas Belulang, Desa Sepang Kecamatan Busungbiu langsung mendapat respon dari Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana yang datang bersama BPBD Buleleng ditemani Kepala Desa Sepang.

Gede Putra Aryana mengungkapkan bahwa beruntung sang nenek yang sudah berusia 99 tahun tersebut tidak berada di rumah dan saat itu berteduh menginap di rumah cucunya. Disebabkan kondisi atap rumah yang bocor, akan tetapi akibat kejadian tersebut, seluruh bagian rumah miliknya ambruk dan tak ada lagi barang-barang yang bisa dimanfaatkan.

“Sebelum kejadian sore harinya rumah tersebut roboh. Malamnya korban sudah tidur di rumah cucu,” sebutnya, Selasa (27/10/2020)

Dirinya yang turun langsung untuk mengecek kondisi rumah korban menjelaskan bahwa selama beberapa hari yaitu sabtu hingga minggu hujan lebat yang disertai angin kencang membuat rumah milik nenek tua itu roboh. Selain itu rumah korban yang berpondasikan batako beralaskan tanah dengan kondisi yang sudah tua dan beberapa bagian sudah rapuh.

Setelah kejadian itu warga desa membantu secara bergotong royong membersihkan puing runtuhan dari rumah milik sang nenek dan mencari beberapa benda yang masih bisa dimanfaatkan kembali.

“Saya lihat langsung bersama Perbekel Desa Sepang dan BPBD Buleleng kondisi rumah korban, tiang penyangga rumah lapuk dan pondasi batako tak utuh. Jadi saat diterpa hujan deras dan angin tak kuat menahan sehingga ambruk,” paparnya.

Lebih jauh dipaparkan bahwa pihaknya saat itu langsung melaporkan ke dinas terkait agar sang nenek bisa mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang tanahnya tidak lain merupakan miliknya sendiri. Bahkan yang tak luput olehnya yakni meminta bantuan kepada Dinas Sosial untuk berkordinasi agar nenek tersebut bisa dibantu dengan kondisinya yang sudah berumur dan tak memiliki pekerjaan.

“Kami berharap korban dapat diberikan bantuan untuk memperbaiki rumah. Karena tadi bersama BPBD Buleleng kami langsung cek kondisi rumah korban,”tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan