Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarRusak Citra Partai, IKD Dicopot Sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali

Rusak Citra Partai, IKD Dicopot Sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali

DENPASAR, balipuspanews.com – Ditengah komitment PDIP untuk menegakan disiplin bagi kadernya, PDIP Bali digegerkan aksi pengrebekan anggota DPRD Bali asal PDIP disalah satu hotel dikawasan Renon, Denpasar, Sabtu (14/3/2020) dinihari.

Pengrebekan oleh suami anggota DPRD Bali Dapil Klungkung berinisial KDY itu memang tidak menemukan laki laki lain dengan KDY dalam satu kamar. Tapi, kamar yang ditempati KDY yang duduk di komisi IV DPRD Bali itu dipesan atas nama IKD yang duduk sebagai ketua komisi III DPRD Bali.

Beredarnya informasi tersebut langsung disikapi cepat oleh oleh DPD PDIP Bali pimpinan I Wayan Koster. Petinggi partai moncong putih langsung menggelar rapat di kantor DPD PDIP Bali, Minggu (15/3/2020).

Rapat yang berlangsung pukul 13.00 Wita itu dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Dr.Ir. Wayan Koster, M.M., dan dihadiri oleh Pengurus DPD Partai.

Dalam rapat tersebut dibahas tindakan IKD dan KDY dianggap telah merusak citra partai. Selain itu, tindakan keduanya dianggap tidak disiplin dan telah melanggar ketentuan dari internal partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu.

BACA :  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Fashion Branding

Sesuai pasal 11 Anggaran Rumah Tangga, penetapan sanksi berupa pembebas tugasan fungsionaris Partai dari jabatan Partai dan/atau jabatan atas nama Partai diusulkan oleh Dewan Pimpinan Partai di tingkatannya atau setingkat lebih tinggi melalui rapat pleno untuk mendapatkan persetujuan Dewan Pimpinan Partai yang menerbitkan surat keputusan pengesahan kepengurusan atau penugasan.

Selain itu, sanksi pemecatan dilakukan oleh DPP Partai atas usulan Dewan Pimpinan Partai, kecuali bagi kader yang bertugas di tingkat pusat dilakukan oleh DPP Partai.

Berdasarkan aturan internal tersebut, DPD PDIP Bali mengusulkan kepada DPP PDIP untuk memecat IKD dan KDY sebagai kader partai dan mengusulkan untuk di PAW dari kursi legislatif.

Selama menunggu proses pemecatan, kedua kader tersebut dilarang untuk mengikuti kegiatan Partai dan kegiatan di Lembaga DPRD Provinsi Bali, terhitung sejak Hari Senin, Tanggal 16 Maret 2020. Dan, Saudara IKD diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali.

Pemberhentian IKD sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali tersebut merupakan Kewenangan langsung dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali selaku Pimpinan Partai di Daerah.

BACA :  Desa Adat Sanur dan Intaran Terima Barang Milik Negara

Sebagai pengantinya, DPD PDIP Bali menugaskan Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, S.T., untuk mengisi jabatan sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, terhitung sejak Hari Senin, Tanggal 16 Maret 2020.

Rapat darurat itu dihadiri oleh jajaran DPD PDIP Provinsi Bali seperti Dewa Made Mahayadnya, selaku Sekretaris BSPN DPD PDIP Bali, Tjokorda Gede Agung, selaku Wakil Sekretaris DPD PDIP, dan I Made Supartha, sebagai Wakil Sekretaris DPD PDIP. (rls/bpn/tim).

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular