Sabu dan Tembakau Gorila di Musnahkan Kejari Buleleng

Pemusnahan sejumlah barang bukti perkara sudah Inkracht
Pemusnahan sejumlah barang bukti perkara sudah Inkracht

BULELENG, balipuspanews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng melaksanakan pemusnahan sejumlah barang bukti tindak pidana dari Januari hingga Juni yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht), pada Kamis (30/6/2022).

Sejumlah barang bukti itu diantaranya ada sabu-sabu dan tembakau gorila yang didapat dari 16 perkara narkotika yang sudah inkracht dimusnahkan tepat di belakang Kantor Kejari Buleleng.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Rizal Syah Nyaman menyampaikan sejumlah barang bukti ada yang dimusnahkan dengan cara dilarutkan lalu diblender, dibakar, dan dipotong menggunakan gerinda atau mesin pemotong.

“Ada beberapa pemusnahan untuk hari ini tentunya semua barang-barang bukti ini hasil dari penanganan kasus yang sudah inkracht dari Januari hingga Juni,” ungkap Rizal yang ditemui disela-sela kegiatan pemusnahan.

Baca Juga :  Hadiri Penyerahan Bantuan Monster Sampah, Wakil Ketua DPRD Badung Sebut Solusi Atasi Sampah

Kemudian dari sekian barang bukti yang dimusnahkan Rizal lebih menyoroti tentang perkara narkotika. Dimana sebagai penegak hukum dirinya bersama BNNK Buleleng dan Polres Buleleng tetap optimis bergerak untuk memberantas barang terlarang itu.

Bahkan menurut Rizal kasus narkotika bisa melibatkan atau menyerang siapa saja baik skala kecil, menengah, besar dan termasuk pejabat.

“Memang kita akui Narkoba ini dari yang kecil sampai menengah ke atas sampai pejabat bisa terkena narkoba. Untuk itu kami sebagai penegak hukum bersama-sama dengan penyidik tidak henti-hentinya menyikapi atau memberantasi narkoba,” tegas Rizal.

Disisi lain berdasarkan catatan, kali ini Kejari Buleleng telah memusnahkan barang bukti dari 50 perkara terdiri dari 16 perkara Narkotika, 14 perkara Oharda, dan 20 perkara lainnya berasal dari Kamnegtibum.

Baca Juga :  Eksekutif dan DPRD Badung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD Badung 2022

Adapun barang bukti yang dimusnahkan yakni berupa sabu-sabu sebanyak 15.18 gram bruto, tembakau gorila/sintetis sebanyak 19.04 gram bruto, serta obat keras trihexyphenidyl dengan berat 1,2 miligram atau sekitar 800 butir.

Selain itu juga ada barang bukti berupa pedang, linggis, pisau dapur, pakaian, serta beberapa ponsel.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan