Sakit Ditinggal Istri, Gantung Diri

Gantung diri ilustrasi google
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Negara, balipuspanews.com – Lantaran depresi akibat sakit menahun yang didertia serta ditinggal oleh istrinya seorang warga memilih nekat menghabisi nyawanya dengan gantung diri, Kamis (12/10).

Adalah Gusti Kade Parwata (40), warga banjar Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara itu diketahui pertamakali oleh ayah kandungnya Gusti Komang Wisana,60, sekitar pukul 12.00.

Wisana yang sedang berada di kebun kaget melihat anaknya tergantung di kayu kerangka pengak (rumah kecil) dengan leher terjerat tali dengan jarak sekitar 100 meter dari rumahnya.

Saat diperiksa anaknya sudah menjadi mayat. Lalu Wisana memberitahu keluarganya. Kemudian mereka menurunkan jenasah Parwata dan dibawa pulang ke rumah duka.

“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan lain selain tanda-tanda gantung diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai.

Menurut Yusak, dari keterangan keluarga Parwata pernah duakali menikah. Pertama menikah dengan wanita di Bongan, Badung. Kemudian Parwata menikah lagi wanita asal Baturiti Tabanan.

“Saat korba sakit stroke ditinggalkan oleh istri keduanya. Pihak keluarga korban sudah menerima dengan iklas atas meninggalnya korban,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Komentar...