Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBulelengSalah Gunakan Izin Tinggal Pasutri Asal Australia di Deportasi Imigrasi Singaraja

Salah Gunakan Izin Tinggal Pasutri Asal Australia di Deportasi Imigrasi Singaraja

BULELENG, balipuspanews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengambil langkah pendeportasian terhadap Warga Negara Asing asal Australia berinisial PNL,62 dan istrinya RAL,60 yang menyalah gunakan izin tinggal.

Keduanya dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar menggunakan pesawat rute (Denpasar – Adelaide) dengan tujuan akhir Adelaide, Australia, pada Senin (4/12/2023) siang.

Kepala Kantor Imigrasi Singaraja, Hendra Setiawan mengatakan keduanya berhasil diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Singaraja dalam patroli pengawasan keimigrasian di Wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu (15/11/2023) lalu.

Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim Inteldakim keduanya terbukti telah melakukan penyalahgunaan izin tinggal, dimana keduanya datang menggunakan izin tinggal kunjungan namun berdasarkan bukti yang didapat keduanya ternyata melakukan bisnis penyewaan properti.

“Hasil pemeriksaan, keduanya patut diduga berkegiatan tidak sesuai dengan izin tinggal yang dibawa, sebab menyewakan properti berupa villa di Wilayah Kabupaten Jembrana sedangkan keduanya adalah pemegang izin tinggal kunjungan,” ungkap Hendra.

Terhadap keduanya, Imigrasi mengenakan pasal pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Atas dasar tersebut, keduanya dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK)
berupa pendeportasian dan penangkalan. Kini keduanya telah dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Jetstar nomor penerbangan JQ126 dengan tujuan akhir Adelaide, Australia.

BACA :  Diduga Akibat Korsleting Aki, Bengkel Bus Kebakaran, Lima Bus dan Motor Ludes

“Ini merupakan wujud nyata penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor
Imigrasi Singaraja. Selain itu demi menjaga keamanan dan ketertiban, maka masyarakat kami mohon turut serta menyampaikan apabila ada kegiatan atau aktivitas WNA tidak taat peraturan perundang-undangan yang berlaku atau dianggap dapat mengganggu meresahkan masyarakat melalui hotline Kantor Imigrasi Singaraja 0811389809,” paparnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular