Samapta Polsek Kuta Utara Patroli di Depan Lapas Kerobokan

Personil Unit Samapta Polsek Kuta Utara melaksanakan patroli di tempat-tempat rawan kriminalitas seperti kawasan objek wisata, Lapas Kerobokan hingga lokasi permukiman warga, pada Selasa (23/11/2022) sekira pukul 22.00 WITA
Personil Unit Samapta Polsek Kuta Utara melaksanakan patroli di tempat-tempat rawan kriminalitas seperti kawasan objek wisata, Lapas Kerobokan hingga lokasi permukiman warga, pada Selasa (23/11/2022) sekira pukul 22.00 WITA

KUTA UTARA, balipuspanews.com – Personil Unit Samapta Polsek Kuta Utara melaksanakan patroli di tempat-tempat rawan kriminalitas seperti kawasan objek wisata, Lapas Kerobokan hingga lokasi permukiman warga, pada Selasa (23/11/2022) sekira pukul 22.00 WITA. Patroli dialogis ini bertujuan untuk mengantisipasi atau mencegah timbulnya gangguan kamtibmas.

“Patroli ini juga dilakukan untuk menekan gangguan kamtibmas terutama kriminalitas yang dapat menganggu rasa aman dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kanit Samapta Polsek Kuta Utara Iptu I Ketut Darmawan, pada Rabu (23/11/2022).

Dijelaskannya, pihaknya menggelar patroli pada jam-jam rawan di malam hari. Khususnya di tempat-tempat ramai mobilitas masyarakat seperti tempat hiburan malam, dan obyek vital lainnya.

Selain patroli rutin, pihaknya juga memyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat ikut serta menjadi bagian dari keamanan itu sendiri.

Baca Juga :  Diduga Hina Presiden Jokowi di Medsos, Seorang Pria Gelandangan Dibekuk

“Sehingga bisa menjaga diri dan lingkungannya masing masing,” terang Iptu Darmawan.

Dijelaskannya dalam pelaksanaan patroli di seputaran Lapas Kerobokan, dipimpin Pjs. Panit 3 Aiptu Nyoman Surata. Dalam patroli itu pihaknya selalu berkoordinasi dengan petugas Lapas terkait sistem pengamanan dan potensi kerawanan yang dapat terjadi. Mengingat Lapas Kelas II A Kerobokan merupakan salah satu objek yang harus dijaga dengan baik.

“Hasil koordinasi, petugas Lapas akan selalu siap dan waspada saat melaksanakan tugas, karena sesuatu di luar dugaan bisa saja terjadi, dan utamanya mencegah tahanan kabur,” pungkasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan