Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah bersama rombongan saat mengunjungi Pasar Badung Kota Denpasar, Senin (14/10).
Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah bersama rombongan saat mengunjungi Pasar Badung Kota Denpasar, Senin (14/10).
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, Balipuspanews.com -Program penataan Pasar Tradisional dan Revitalisasi Sungai menjadikan Denpasar dikenal di seluruh penjuru tanah air. Tak hanya di dalam negeri, ibukota Provinsi Bali ini juga dikenal hingga mancanegara berkat penataan pasar dan sungainya. Yang lebih fantastis lagi, Presiden RI, Joko Widodo bahkan sampai dua kali mengunjungi pasar badung dan sempat memberikan pujian akan arsitektur Pasar Badung yang dinilai terbaik di seluruh tanah air.

Atas keberhasilan tersebut tak jarang Kota Denpasar mendapat kunjungan dari berbagai daerah. Kali ini, Pemkot Tanggerang, Provinsi Banten yang dipimpin langsung Walikota Tanggerang, Arief Rachadiono Wismansyah bersama OPD terkait di Kawasan Pasar Badung, Senin (14/10). Kedatangan rombongan diterima Direktur Utama PD. Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata bersama Kadis Perindag Kota Denpasar, Sri Utari, Kadis DPMD Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, serta OPD terkait dilingkungan Pemkot Denpasar.

Dari lantai ke lantai  dikunjungi. Ditengah hiruk pikuk bertemunya antara penjual dan pembeli rombongan melintasi jalan di tengah pasar. Beraneka ragam jenis barang dagangan telah tertata rapi. Seperti halnya sayur, buah, daging, alat rumah tangga, jajanan, perhiasan hingga sarana upakara.

Walikota Tanggerang Arief Rachadiono Wismansyah saat diwawancarai menjelaskan bahwa adapun tujuan kunjungan ini merupakan sebagai ajang pembelajaran, khususnya tentang pasar tradisional dan sungai. Tentunya dari pengamatan yang kami lakukan tadi sangat menginspirasi dalam penataan pasar di Kota Tanggerang kedepanya.

“Kami kagum pada program   Walikota Denpasar beserta seluruh jajarannya yang begitu luar biasa menata Pasar Badung dengan area sekitarnya, dan ini menjadi inspirasi bagi saya untuk diterapkan di Tanggerang nantinya, dan mudah-mudahan dari Denpasar untuk indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa apa yang sudah dilaksanakan  di Kota  Denpasar dengan segala tantanganya tetap melaksanakan inovasi serta penataan. Sehingga dapat dikatakan bahwa Pemkot Denpasar sangat serius dalam menciptakan pelayanan publik. “Iya mudah-mudahan dapat menginspirasi dan dapat kami terapkan di Kota Tanggerang yang saat ini juga sedang fokus pada penataan pasar tradisional,” paparnya.

Sementara, Dirut PD. Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata menjelaskan bahwa penataan pasar tradisional dan sungai merupakan program pembanguann Pemkot Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota IGN Jaya Negara. Tentunya, selain untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak berbelanja, hal ini dilakukan guna meningkatkan harkat dan martabat pedagang. Sehingga mampu meningkatkan pembangunan manusia dan kebahagian masyarakat Kota Denpasar.

Gus Kompyang menambahkan bahwa hal ini terbukti mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dimana dengan adanya penataan atau revitalisasi pasar baik dari segi infrastruktur atau tata kelola ini mampu meningkaatkan omset pasar hingga dua kali lipat. Dan penataan sungai juga mampu menghadirkan wahana rekreasi baru tengah Kota.

“Tentunya dari kunjungan kerja ini dapat menjadi ajang tukar pikiran sebagai wujud sinergitas dalam memberikan pelayanan maksimal untuk mewujudkan kemajuan daerah bersama-sama,” paparnya, (rls/bpn).