Siswa SMAN 1 Nusa Penida Klungkung gelar lomba paling menarik, melukis menggunakan medium ember.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com– Kegiatan bulan bahasa dimanfaatkan betul oleh siswa SMA Negeri 1 Nusa Penida, Klungkung untuk menunjukan kreativitas. Teranyar, siswa melukis mengunakan medium ember sebagai tempat menggoreskan kanvas.

Ketua panitia kegiatan Wayan Oka, Selasa (9/10/ 2018) menyebutkan, kegiatan  bulan bahasa adalah agenda reguler yang dilaksanakan. Menurutnya, lomba-lomba pada kali ini lebih menonjolkan kegiatan kearifan local atau muatan local antara lain Dharma Gita, Dharmawacana Bahasa Bali, Nyurat Bahasa Bali, mengayam kelangsah dan membuat sanggah cucuk.

Sementara khusus  siswa perempuan membuat gebogan serta dan nanding peraspejati. Kegiatan dihela  mulai Senin (8/10/2018)  sampai Jumat(12/10/2018) mendatang.

Tujuan kegiatan ini tiada lain sebagai pewaris budaya Bali berkewajiban membangkitkan dan mengembangkannya mulai dari lingkungan sekolah. Lomba lainnya seperti baca puisi dan story selling dan pengelolaan sampah plastic atau lebih dikenal dengan prakarya.

“ Kita menyambut bulan bahasa dengan suka cita kebetulan berdekatan dengan perayaan hari Saraswati. Jadi kita gabungkan kegiatan tersebut. Secara pelaksanaan yang paling antusias siswa adalah melukis menggunakan medium ember. Dukungan mereka kepada temannya agar memberikan yang terbaik. Lomba melukis kita berikan tema  keindahan pantai, hal ini dimaksudkan menggalakan kecintaan kebersihan pantai dan hal-hal yang berbau local sebagai generasi Bali tak luput dari budaya. Harapan kita siswa tetap berorientasi berpijak pada budaya local dijalankan dengan semangat, “ ujarnya.

Menurut Juri, Komang Wisnutama dalam penilaian lomba melukis medium ember dititikberatkan pada kerapian, estetika dan ketepatan waktu. Setelah lomba ini, ember yang dilukis oleh mereka akan digunakan sebagai tempat sampah. Dari sisi tampilan menarik sehingga ada kecenderungan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“ Sentuhan yang beda dari tempat sampah yang meraka lukis,” sebut Wisnutama.

Salah satu peserta, I Dewa Ketut Satria mengaku senang mengikuti lomba ini, dirinya bersama temannya mengexplorasi kemampuan dengan tema yang sudah diberikan panitia keindahan laut Nusa Penida. (Roni)

 

Tinggalkan Komentar...