Selasa, Oktober 27, 2020
Beranda Bali Denpasar Sambut Galungan, Man Ligir Sumbangkan Tiga Ton Daging Babi untuk Warga

Sambut Galungan, Man Ligir Sumbangkan Tiga Ton Daging Babi untuk Warga

- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com- Perhatian Nyoman Sumardika kepada warga dan konstituennya tidak diragukan lagi. Menyambut hari raya galungan, politikus moncong putih yang akrab dipanggil Man Ligir ini menyiapkan tiga ton daging babi untuk disumbangkan.

Sumardika mengatakan, tujuannya memberikan daging babi ini untuk meringankan beban masyarakat dalam menyambut  Galungan.

“ Kami konsisten melakukan hal seperti ini, tidak hanya saat menjadi dewan saya memberikan daging babi,” jelasnya saat dikunjungi dikediamannya di lingkungan Jalan Wibisana, Denpasar, Senin (17/2/2020)

Ratusan masyarakat antri untuk mengambil daging babi yang langsung dibagikan dirumahnya.

Menurut Man Liggir, dirinya tidak menyediakan banyak daging kepada masyarakat. Namun pihaknya lebih mengedepankan pentingnya berbagi kepada masyarakat.

Pembagian yang diberikan sejak kemarin (16/2/2020), sudah 23 ekor babi di sembelih untuk dibagikan kepada masyarakat.

Relawan yang menamakan diri “Braya Man Ligir” tampak bahu membahu mulai membersihkan hingga membagi daging babi untuk dibagikan.

Uniknya lagi, babi yang dipotong sekarang ini sudah dirinya persiapkan sejak 2 hingga 3 bulan sebelumnya dengan memelihara sendiri dan sekurangnya baru dirinya membeli.

Dewan yang dikenal royal ini juga mengajak untuk jangan takut memakan daging babi, pun ada isu demam babi atau ASF yang melanda peternak babi di Bali.

“ Jangan takut memakan daging babi, karena virus ini tidak menular pada manusia, asal dipastikan memasak dengan baik,” tandasnya.(bud/bas/tim/bpn)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of