Selasa, Juli 16, 2024
BerandaKlungkungSambut Idul Adha, Warga Kampung Kusamba Gelar Tradisi Mepatung

Sambut Idul Adha, Warga Kampung Kusamba Gelar Tradisi Mepatung

SEMARAPURA, balipuspanews.com
Warga di Kampung Kusamba masih melestarikan menggelar tradisi “mepatung” serangkaian hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, pada Senin (17/6/2024). Tidak jauh berbeda dengan budaya masyarakat di Bali pada umumnya, tradisi mepatung ini sangat identik dengan kebersamaan dan gotong-royong.

Tradisi ini sudah turun temurun digelar umat muslim di Kampung Kusamba. Usai menggelar sholat Idul Adha, warga setempat langsung menuju lokasi pemotongan hewan kurban di halaman makam Waliyullah.

Warga lalu berbagi tugas, ada yang memotong hewan qurban seperti kambing maupun sapi, ada yang bertugas menguliti, hingga membagi daging menjadi bagian kecil yang akan dibagikan ke warga aslu maupun pendatang.

Ketua Panitia Kurban Kampung Kusamba, Sanubari mengatakan, tahun ini ada 31 kambing dan 5 ekor sapi yang dipotong dan dagingnya dibagikan ke warga di Kampung Kusamba. Hewan qurban berasal dari sumbangan warga, dan ada juga yang disalurkan dari pemerintah.

“Untuk warga  ada sebanyak 250 kepala keluarga (KK) yang wajib diberikan (daging) termasuk pendatang yang kos dan kontrak, sedangkan pengqurban diberikan bagian pahanya sesuai dengan kesepakatan dari panitia,” kata Sanubari, Senin (17/6/2024).

BACA :  6,3 Kilogram Lebih Barang Bukti Narkotika Dimusnahkan, Jaksa Sebut Sudah Incracht

Nantinya daging tersebut diolah di rumah tangga masing-masing. Disaat kegiatan itu, beberapa petugas keswan (kesehatan hewan) juga turun untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban. Memastikan daging yang akan  dikonsumsi masyarakat, dalam kondisi sehat dan aman.

Sementara itu Pj Bupati Klungkung, Nyoman Jendrika hadir dalam kegiatan itu, dan menyalurkan seekor sapi qurban dari donatur.

Ada tiga ekor sapi qurban yang disalurkan di kampung Lebah, Gelgel, dan Kusamba.

“Ini sebagai wujud toleransi umat beragama dan saling berbagi untuk semua,” ungkapnya.

Menurutnya kekerabatan Muslim dan Hindu di Klungkung  yang sudah terjalin dari jaman kerajaan patut untuk dilestarikan oleh semua generasi penerusnya.

Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular