Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

BEBANDEM, balipuspanews.com – Prajuru Adat, Prajuru Banjar, Pemangku, Pecalang dan Pemaksan (warga) di Desa Adat Sibetan apabila ada yang sakit sampai harus dioffname maupun meninggal dunia akan mendapatkan bantuan biaya pengobatan dan dana duka dari LPD Desa Adat Sibetan.

Pemberian bantuan santunan tersebut merupakan salah satu bagian dari berbagai program unggulan yang dimiliki oleh LPD terbaik di Bumi lahar ini. “Untuk tahun 2018 kami sudah menyerahkan Rp. 35 juta baik itu untuk santunan rawat inap dan meninggal dunia,” kata Kepala LPD Desa Adat Sibetan, I Made Mastiawan di perayaan hari jadi LPD ke 28 di Balai Masyarakat Desa Sibetan, Minggu (10/02).

Selain itu, berbagai program lainnya seperti kegiatan sosial pemberian bantuan sembako bagi warga kurang mampu yang tak mampu bekerja, serta pemberian uang pendidi kepada sejumlah pelajar baik tingkat SD, SMP maupun SMA. Bahkan khusus untuk warga Desa Adat keberadaan LPD cukup meringankan beban dalam hal peturunan (iuran) pembangunan karena setiap tahunnya 20% dari keuntungan LPD diserahkan ke Desa Adat untuk pembangunan dan untuk tahun 2018 LPD menyerahkan sebanyak Rp. 711 juta kepada Desa Adat.

Sementara itu, di perayaan hari jadi ke 28 LPD Desa Adat Sibetan berbagai undian hadiah untuk para nasabah seperti mesin cuci, spiker aktif, TV LCD, kompor, kulkas dan hadiah utama dua unit sepeda moto metik. Selain nasabah masyarakat yang belum memiliki tabungan juga kecipratan hadiah dalan kegaiatan jalan santai beberapa waktu lalu dengan hadiah undian utama satu unit sepeda motor juga.

Dalam kesempatan tersebut Mastiawan juga memaparkan perkebangan LPD Desa Adat Sibetan diantaranya untuk Tabungan masyrakat deposito menangkat, 14%, di tahun 2017 Rp.114. 310.543 naik menjadi Rp.130.575.987.000. Kredit juga mengalami kenaikan 17%, dari tahun sebelummya Rp.73.618.181.000 naik jadi Rp.86.611.321.000.

Untuk Keuntungan LPD juga memgalami kenaikan sebanyak 9% dari tahun 2017 Rp.3.206.679.000 menjadi 3.555.686.000 ditahun 2018. Sedangkan Modal ditahun 2017 Rp.22.189.707.400 penambahan 60% laba tahun 2018 menjadi Rp.24.323.119.000. Dan Aset LPD Naik 8,7% dari Rp.132.694.283.000, ditahun 2018 naik menjadi Rp.151.338.636.000.

Seiring terus meningkatnya tabungan, kredit, serta keuntungan pihaknya juga akan semakin meningkatkan pelayanan baik dari SDM maupun sistem pelayanan dimana LPD Sibetan sendiri sekarang sudah memiliki pelayanan LPD mobile dimana tidak hanya sebatas menabung kini warga desa adat sibetan bisa bayar BPJS, pajak kendaraan bahkan kirim uang antar bank melalui LPD.

Dalam perayaan hari jadi tersebut dihadiri sejumlah undangan seperti, Ketua BKS dan LPLPD prov. Bali, Bank mitra LPD Sibetan, Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi yang juga merupakan tokoh masyrakat Desa Sibetan dan Kepala Dinas Koprasi Kabupaten Karangasem.

Selaku lembaga,I Nengah Sumardi mengucapkan selamat kepada LPD Sibetan. Dirinya berharap diditahun berikutnya segala pencapaian dan program bisa semakin ditingkatkan.

Dibelaskan Sumardi berdasarkan catatan yang dirinya dapatkan, Di Kabupaten Karangasem sendiri ada sebanyak 190 LPD. Namun yang masuk dalam kategori sehat hanya 93 LPD saja sisanya masih beberapa ada yang kurang sehat, macet dan bangkrut.

Dirinya berharap kepada Badan Kerjasama (BKS) LPD agar giat melakukan pembinaan, jika kekurangan anggran agar segera berkordinasi lewat Dinas Koprasi agar LPD lainnya minimal juga bisa memenuhi standarisasi pelayanan maupun keuangan.

“Kami sudah sampaikan dan perintahkan ke BKS LPD agar gencar memberikan pembinaan, jika kekurangan anggaran agar segera disampaikan melalui Dinas Koprasi,” kata Sumardi. (suar/bpn/tim)

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...