Santrian Regatta 2019, masyarakat Sanur bangkitkan Olahraga Air
Santrian Regatta 2019, masyarakat Sanur bangkitkan Olahraga Air
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Kejuaran perahu layar dan selancar angin  Santrian Regatta 2019 kembali hadir untuk ketiga kalinya setelah sukses pelaksanaan tahun lalu. Santrian Regatta 2019 telah mengalami peningkatan dalam cabang lomba yang dikompetisikan.

Pada Santrian Regatta 2018 yang dulu hanya dilombakan dua cabang yakni  perahu layar Hobiecat 16 Race dan Optimist Sailing Race, kini ditambah satu cabang lagi yakni Windsurfing Competition atau kompetisi selancar angin.

Santrian Regatta 2019 untuk cabang Hobiecat 16 Race diikuti 16 peserta, Optimist Sailing Race diikuti 8 peserta dan windsurfing competition diikuti 8 peserta.

Peserta dari Bali, nasional, Amerika, Italia dan Polandia saling berebut untuk mendapatkan posisi juara.

Mengambil jarak tempuh kurang lebih 4 Km dengan start di Pantai Puri Santrian menuju Pantai Inna Grand Bali Beach dan kembali lagi menuju start point sebagai garis finishnya. Kompetisi ini telah dilaksanakan tadi pagi, Kamis (22/8) hingga Sabtu (24/8) telah mencatatkan peristiwa penting bagi eksistensi olah raga air di Pantai Sanur.

Ida Bagus Ngurah Kumbayana penggagas Santrian Regatta 2019 melepas keberangkatan start perahu layar dua nomor yang dikompetisikan sejak Kamis (22/8) pagi.

Sebelum melepas start dengan bendera start, Gus Ngurah sapaan akrab penggagas Santrian Regatta 2019 yang juga Managing Director Santrian Group sekaligus Owner dari Puri Santrian  A Beach Resort & Spa mengatakan Santrian Regatta 2019 adalah kegiatan untuk mendukung program Sanur Village Festival 2019 sekaligus menjaring bibit-bibit atlit sailing maupun windsurfing dari Bali khususnya Sanur.

Lebih lanjut menurut Gus Ngurah, Sanur jangan dilupakan telah melahirkan atlet -atlet berkaliber nasional maupun internasional. Sebut saja Oka Sulaksana yang telah berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia berasal dari Sanur dan belajar meniti kariernya dari Pantai Sanur.

Untuk itu Santrian Regatta 2019 akan dilaksanakan secara berkelanjutan, dan menjadi program unggulan Sanur Village Festival serta agenda olah raga air Propinsi Bali maupun Indonesia, bahkan bila mungkin internasional, tambahnya.

A.A.B Dinata Kusuma koordinator panitia  Sanur Regatta 2019 mengatakan dalam hari pertama kejuaraan cuaca sangat bagus dan mendukung sekali. Di hari pertama dan sedang berlangsung dilaksanakan kompetisi Hobiecat dan Optimist untuk Race Marathon dan Course Race.

Di hari kedua masih di kompetisi Hobiecat dan Optimist untuk kompetisi Course Race. Sedangkan dipenghujung Santrian Regatta 2019 akan dikompetisikan windsurfing.

Lebih lanjut menurut Kiki sapaan A.A.B Dinata Kusuma yang juga Director Bali Surf and Sail, dengan pelaksanaan Santrian Regatta 2019 dapat menjadi tolak ukur bahwa olah raga ini sangat diminati para atlit junior yang ingin belajar, berikut pula para wisatawan yang memiliki hobi serta kemampuan berlayar.

Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau yang akrab disapa Gusde Ketua Sanur Village Festival 2019 mengatakan, melalui Santrian Regatta 2019 untuk ke depannya diharapkan muncul atlit-atlit berbakat tyang lahir dari Pantai Sanur.

SVF dalam mprogram kegiatannya telah mewadahi berbagai macam olah raga air diantaranya Surfing Competition, Kite Surfing dan sekarang sedang berlangsung Santrian Regatta 2019. SVF sangat mengapresiasi tinggi Puri Santrian yang telah menggagas kompetisi ini dan semoga kerjasama ini akan terus berlanjut untuk Santrian Regatta 2020 dan seterusnya.

Santrian Regatta 2019 yang didukung penuh BNI dan Bank Mandiri ini sejak dilepas pukul 10 pagi terlihat penuh persaingan sangat ketat. Atlit-atlit yang ambil bagian di dua kelas sailing competition tidak menyia-nyiakan peluang yang sama-sama menuju babak berikutnya masih di tempat yang sama di Pantai Puri Santrian Sanur. (Roni/bpn/tim)