Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaKarangasemSatroni Warung dan Curi Uang, Residivis Diringkus Polsek Abang

Satroni Warung dan Curi Uang, Residivis Diringkus Polsek Abang

KARANGASEM, balipuspanews.com – Jajaran Polsek Abang meringkus seorang lelaki berinisial MS,26, asal Banjar Dinas Batudawa, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada Minggu (8/8/2021) lalu.

Pelaku diringkus karena diduga melakukan aksi percobaan dan pencurian didua lokasi berbeda diwilayah Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem beberapa waktu lalu.

Kapolsek Abang, AKP. I Kadek Suadnyana dalam pres riliesnya pada Kamis, (12/08/2021) mengungkapkan, pria yang diketahui sebagai residivis tersebut diamankan pada 8 Agustus 2021 sekitar pukul 23.00 WITA.

“Team Unit Reskrim Polsek Abang di Back Up Team Resmob Tohlangkir Sat Reskrim Polres Karangasem setelah melakukan penyelidikan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku yaitu seorang residivis curat inisial MS yang bersangkutan berhasil diamankan diwilayah Banjar Dinas Tihingan kangin, Desa Bebandem,” kata Suadnyana.

Sebelum diringkus, Polsek Abang mendapatkan dua laporan yaitu tindak pidana percobaan pencurian di sebuah warung dan tindak pidana pencurian uang disalah satu rumah warga di Desa Ababi.

Pada aksi pertamanya, terduga pelaku melakukan percobaan pencurian di salah satu warung pada Sabtu (07/08/2021) malam lalu, saat itu ia beraksi dengan cara mencongkel jendela hanya saja aksinya tersebur berhasil digagalkan karena ada salah seorang warga yang memergoki pelaku.

BACA :  Golkar Tambah Dua Kursi, PDI Perjuangan Masih Dominasi di Buleleng

Di lokasi kedua, terduga pelaku beraksi dirumah salah seorang warga, pada Minggu (08/08/2021). Saat itu terduga pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp 1,9 juta dari dalam tas pinggang yang ditaruh korban didekat meja tv diruang tamunya.

Parahnya korban ternyata mengenal pelaku, dimana sebelumnya terduga pelaku sempat meminta korban untuk mengantar pulang ke rumahnya di Banjar Dinas Tukad Abu. Hanya saja saat itu, korban tidak bersedia untuk mengantar.

Setelah menolak, korban melihat pelaku sudah pergi meninggalkan rumahnya, sedangkan korban langsung tidur dengan kondisi pintu tidak terkunci. Korban baru sadar kehilangan uangnya setelah di bangunkan oleh istrinya yang saat itu meminta uang belanja.

“Saat diintrogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya tersebut,” Kata Suadnyana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam pasal tindak pidana yang merupakan gabungan dari perbuatan pencurian dengan pemberatan dan percobaan pencurian yaitu Pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP dan Pasal 363 ayat (1) ke 5 KUHP JO Pasal 53 ayat (1) KUHP JO Pasal 65 KUHP.

BACA :  Menko PMK Minta Perguruan Tinggi Kedepankan Wajah Sosialnya

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular