Para pelaku yang merupakan satu keluarga diamankan di Mapolsek Sukawati. - Foto: ISTIMEWA.
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, Balipuspanews.com – Satu keluarga berhasil diamankan oleh petugas dari Polsek Sukawati karena terbukti telah melakukan pencurian terhadap uang di ATM milik korban I Wayan Suka (41) senilai Rp. 300 juta. Tak habis pikir, korban ternyata merupakan saudara atau sekeluarga dengan para pelaku.

Diketahui para pelaku terdiri dari istri, ayah, dan anak, yakni I Komang Suparta (44), istrinya Ni Ketut Mariati (44), serta anaknya I Wayan Supariwan (24) yang bertempat tinggal di Banjar Rangkan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Kejadian ini terungkap setelah petugas mendapat laporan dari korban I Wayan Suka (41) pada Selasa (20/8/2019) sekira pukul 08.00 wita yang melaporkan bahwa saldo uang yang terdapat di ATMnya senilai Rp.300 juta rupiah ludes dicuri, setelah mendapatkan laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Dalam hitungan jam setelah adanya lapoan petugas langsung menangkap para pelaku sebanyak tiga orang di Banjar Tubuh Batubulan,” ujar Kanitreskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun, Kamis (22/8/2019).

Ditanya kenapa para pelaku dapat mengetahui PIN ATM korban, diungkapkan bahwa salah satu pelaku yakni Ni Ketut Mariati (44) merupakan saudara kandung dari korban dan dulu sempat diajak untuk membuat PIN ATM oleh korban.

“Salah satu pelaku itu saudara kandung korban, dia tau PIN korban kareba dulu pernah diajak membuat pin ATM,” katanya.

Diungkapkan Jaya Winangun bahwa aksi pencurian terhadap saldo di ATM korban telah terjadi sejak 6 bulan lalu, tepatnya bulan Maret 2019 namun korban baru sadar pada Selasa (20/8/2019) setelah mengecek saldo di ATM nya. Ini dikarenakan pelaku cukup cerdik, dimana setelah menguras saldo korban lalu kartu ATM ditaruh lagi di dompet korban.

Lalu, uang senilai Rp 300 juta tersebut digunakan apa oleh para pelaku? Dikatakan bahwa uang tersebut digunakan oleh para pelaku untuk berfoya-foya, yaitu dibelikan TV LED, motor N Max, e unit handphone senilao diatas Rp.5 juta rupiah, drone, kulkas, mejikom, kasur, dua buah bantal, catok rambut, serta digunakan untuk membuat dua buah ATM baru.

Akibat perbuatan tak terpuji tersebut paea pelaku digancar pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, “Para pelaku kami kenakan pasal 363 KUHP dengan kurungan 7 tahun penjara,” tutup Winangun.(catur/bpn/tim).