Satu Meninggal dan 31 Terkonfirmasi, Kasus Covid-19 di Buleleng Kembali Melonjak

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng I Ketut Suweca
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng I Ketut Suweca

BULELENG, balipuspanews.com – Kasus melonjaknya pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Sabtu (23/01/2021) bertambah lagi 31 orang. Dibalik bertambahnya pasien terkonfirmasi justru yang sembuh hampir setengah dari pasien terkonfirmasi yakni 14 orang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng I Ketut Suweca menyampaikan update terkini Covid-19 di Buleleng rupanya kembali melonjak dari sehari sebelumnya tepatnya Jumat (22/01/2021) yang hanya berjumlah 9 pasien, namun hari ini meningkat drastis hingga capai angka 31 pasien. Akan tetapi ia menekankan bahwa selain pasien terkonfirmasi yang bertambah, pasien sembuh juga meningkat capai angka 14 orang.

“14 orang sembuh itu dari Kecamatan Sukasada sebanyak 6 orang, Kecamatan Buleleng sebanyak 5 orang dan masing-masing dari Kecamatan Seririt, Gerokgak, dan Tejakula sebanyak 1 orang. Sementara terkonfirmasi 31 orang yang berasal dari Kecamatan Banjar 16 orang, Kecamatan Sukasada 6 orang, Kecamatan Buleleng 4 orang, Kecamatan Gerokgak 2 orang, Kecamatan Sawan 2 orang, dan Kecamatan Busungbiu 1 orang,” paparnya.

Sehingga saat ini penanganan kasus kasus Covid-19 di Buleleng yang sedang menjalani perawatan sebanyak 146 dengan rincian RSUD Buleleng 34 orang, Rumah Sakit Bali Med 11 orang, Rumah Sakit Karya Dharma Husada 23 orang, Rumah Sakit Kerta Usada 12 orang, Rumah Sakit Tangguwisia 4 orang, Rumah Sakit Semara Ratih 2 orang, Hotel Vasini 11 orang, Hotel Hitz 16 orang, Hotel Ibis 1 orang, dan isolasi mandiri 32 orang.

Tidak hanya itu terkait data lain, ia menerangkan kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng sebanyak 1.581 orang dengan rincian sembuh sebanyak 1.360 orang.

Akan tetapi setelah melonjaknya pasien terkonfirmasi, ternyata ada kabar duka yang datang dari bertambahnya pasien meninggal terkonfirmasi terpapar Covid-19 berasal dari Kecamatan Grokgak sejumlah satu pasien.

“Pasien sempat dirawat di RSUD Buleleng selama 2 hari dengan gejala sesak, demam, BAB cair, nyeri perut, mual, muntah, dan pneumonia,” jelasnya.

Dengan tambahan itu, maka kasus meninggal saat di Kabupaten Buleleng menjadi 75 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 116 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 30 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 1.909 orang dengan rincian suspek konfirmasi 724 orang, discarded 1.065 orang, suspek masih dipantau 61 orang, dan probable 59 orang.

Disisi lain, kontak erat kumulatif di Buleleng kini sudah sebanyak 9.430 orang dengan rincian kontak erat konfirmasi sebanyak 629 orang, discarded sebanyak 8.232 orang, karantina mandiri sebanyak 253 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 316 orang. Kasus konfirmasi non suspek atau kontak erat tetap sebanyak 226 orang. Dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang.

“Masih adanya kasus konfirmasi baru sampai saat ini, masyarakat harus Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan selalu memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer dan menghindari kerumunan,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan