Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Jembrana Sebelum Bertugas, Calon PPDP di Rapid Test

Sebelum Bertugas, Calon PPDP di Rapid Test

NEGARA, balipuspanews.com – Sebelum melaksanakan tugas pencocokan dan penelitian(coklit) data pemilih Pilkada Jembrana 2020, KPU Jembrana melaksanakan Rapid test untuk calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih(PPDP).

Rapid test untuk calon PPDP itu dilasanakan di masing-masing Puskesmas yang ada di setiap kecamatan.

Anggota KPU Kabupaten Jembrana Divisi Sosialisasi SDM dan Parmas I Made Widiastra, Selasa (7/7) mengatakan rapid tes ini dilakukan sesuai tagline KPU yakni Penyelenggara Sehat Pemilih Selamat.

Calon PPDP yang akan melaksanakan tugas pencoklitan dari tanggal 15 juli sampai 13 Agustus 2020 juga wajib rapid test.

Jumlah calon PPDP yang dirapid sebanyak TPS yakni 640 orang atau satu TPS satu PPDP. Pelaksanaan Rapid dilaksanakan di sepuluh Puskesmas di lima kecamatan yang ada di Jembrana.

“Untuk rapid PPDP ini kita jadwalkan dari tanggal 6 sampai 9 Juli. Hingga saat ini sudah 636 orang yang melaksanakan Rapid tes. Hasilnya 3 orang dinyatakan reaktif dan sisanya non reaktif,” ungkapnya.

Sesuai ketentuan, kata Widiastra bahwa calon PPDP yang reaktif dilakukan penggantian. Untuk pengantinya PPS harus mengusulkan kembali calon PPDP pengganti sebelum PPDP ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa penyelenggara kita sehat sebelum melaksanakan tugasnya. Sehingga masyarakat tidak perlu takut menerima PPDP pada saat coklit. Selain itu PPDP yang bertugas nantinya akan dibekali dengan alat pelindung diri(APD) dan wajib menaati protokol covid-19,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of