Sebelum Meregang Nyawa, Diduga Sempat Terjadi Tarik-tarikan Uang yang Berbuntut Perkelahian

Tersangka saat digelandang ke sel tahanan Mapolsek Banjar
Tersangka saat digelandang ke sel tahanan Mapolsek Banjar

BULELENG, balipuspanews.com – Pihak kepolisian terus mendalami kasus yang menewaskan KS,48, warga Banjar Dinas Munduk, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng yang diduga sempat berkelahi dengan IKS alias L, Senin (08/02/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun tim balipuspanews.com menyebutkan,dugaan sementara korban sempat saling tarik-menarik mata uang pecahan seratus ribu dengan L. Namun pihak kepolisian masih belum berani memastikan uang tersebut dipakai untuk keperluan apa.


BACA JUGA:

Polsek Banjar Amankan Terduga Pelaku Perkelahian Yang Menyebabkan Satu Orang Tewas


Kapolsek Banjar Kompol Made Agus Dwi Wirawan menyebutkan, pihaknya kini masih mendalami kasus dugaan penganiyaan tersebut dengan mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut termasuk istri korban. Sebelumnya istri korban mengaku sebelum korban terkapar sempat melihat korban dan tersangka tarik-tarikan uang pecahan seratus ribuan.

“Dari dugaan sementara sebelumnya istri korban yang melihat mereka tarik-tarikan selembar uang 100 ribu, tapi kita belum periksa istri korban,” jelasnya, Selasa (09/02/2021).

Saat disinggung terkait buat apa uang tersebut Kompol Dwi mengaku belum bisa memastikan. Tetapi pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman serta mengumpulkan lebih banyak saksi lainnya. Sementara dari keterangan awal saksi hanya mengantarkan dan membelikan minuman, namun tidak ikut duduk minum bersama.

“Keterangan sementara mereka minum berdua tapi kita masih akan dalami lagi sehingga kita bisa tentukan siapa saja pelakunya,” ungkapnya.

Berita sebelumnya pihak kepolisian telah berhasil mengamankan tersangka berinisial IKS alias L asal Banjar Dinas Jajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt di lokasi terpisah setelah dilakukan pengejaran selama 3 jam dari lokasi kejadian.

Akhirnya L ditangkap di sebuah rumah yang belum jadi milik kakaknya yang berlokasi di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Senin (08/02/2021) malam.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan