Sebelum Upacara Labuh Gentuh di Desa Adat Les-Penuktukan, Panitia di Swab Test

Proses pelaksanaan Swab Test Antigen Panitia Upacara Keagaaman Labuh Gentuh di Desa Adat Les-Penuktukan oleh Satgas Kecamatan
Proses pelaksanaan Swab Test Antigen Panitia Upacara Keagaaman Labuh Gentuh di Desa Adat Les-Penuktukan oleh Satgas Kecamatan

BULELENG, balipuspanews.com – Guna mencegah terjadinya kluster upacara keagamaan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Tejakula melaksanakan Tes Swab Antigen kepada panitia pelaksana upacara Labuh Gentuh di Desa Adat Les-Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng, pada Sabtu (4/9/2021).

Kapolsek AKP Ida Bagus Astawa mengatakan bahwa sebelum kegiatan upacara berlangsung, jajaran Polsek Tejakula dan Forkompimcam melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara dan tepat Sabtu (4/9/2021) sebelum ngider binatang diareal pura Puseh yang merupakan perbatasan antara Banjar Adat Penuktukan dan Banjar Adat Les, pihaknya melakukan Rapid Test Antigen terhadap 15 orang panitia dengan mendatangkan petugas kesehatan dari Puskesmas Tejakula.

Pelaksanaan Rapid Test berjalan aman dan dilakukan di luar pura setempat. Menurutnya syarat tersebut telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur, PHDI dan MDA.

Baca Juga :  Ular Masuk Dapur, Warga Subagan Lapor Damkar

Jajaran Polsek Tejakula pun sejak dilaksanakan upacara adat it terus melakukan pemantauan dan Yustisi untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi prokes ketat dengan 6 M, 1, Mencuci Tangan, 2. Menggunakan masker, 3. Menghindari Kerumunan, 4 Menjaga Jarak, 5.Mengurangi Mobilitas, 6. Menghindari Makan Bersama.

“Syarat itu mesti dipenuhi. Untuk Yustisi kita kepolisian membeck up Pol PP saat melakukan kegiatan di lapangan dan menegur bilamana prokes tidak jalan,” jelasnya saat ditemui Minggu (5/9/2021) sore.

Berdasarkan hasil tes dari 15 orang panitia semuanya dinyatakan hasilnya Negatif, akan tetapi pihaknya tetap menghimbau agar beberapa syarat yang tertuang dalam SE untuk bisa dipenuhi sebelum melaksanakan kegiatan keagamaan.

Bahkan pihaknya mengakui jika sebelum upacara berlangsung telah melakukan rapat terkait penekanan poin-poin sesuai SE yang ada selama pandemi dan penerapan PPKM.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Diharapkan Tetap Kuat Ditengah Dinamika Zaman

“Sebelumnya telah dilakukan rapat bersama Muspika dan para panitia pelaksana upacara seperti Kades, Panitia, Bendesa Adat terhadap syarat yang harus dipenuhi. Untuk hasil tes semuanya negatif,” tandasnya

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan