Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Bali Denpasar Sebut Beri Pendidikan Gratis, Paket Amerta Siap Mundur Jika Tidak Terbukti dalam...

Sebut Beri Pendidikan Gratis, Paket Amerta Siap Mundur Jika Tidak Terbukti dalam Dua Tahun

DENPASAR, balipuspanews.com – Debat terbuka perdana Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020 yang digelar KPU Kota Denpasar, pada Sabtu (10/10/2020) malam berlangsung cukup menarik.

Pasalnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertha Negara (Amerta) mengaku siap mundur apabila nanti dalam 2 tahun masa jabatannya tidak terbukti dapat merealisasikan program-program yang diusungnya.

Debat perdana yang disiarkan di TVRI dan akun youtube resmi milik KPU Kota Denpasar ini mengangkat tema “Ngulati Denpasar Santhi”.

Satu per satu paslon tampak mencetuskan program unggulannya untuk meyakinkan masyarakat dan saling melempar pertanyaan pada sesi puncak.

Adapun pada pernyataan penutup, paslon yang diusung Partai Golkar, Demokrat, dan Nasdem ini dengan amat yakin menegaskan pihaknya siap mundur dari kursi jabatan apabila tidak bisa menuntaskan baik program maupun visi-misi yang digandengnya.

“Jika tidak terbukti dalam dua tahun kami siap mundur,” ujar Paket Amerta berbarengan.

Dalam masa pandemi Covid-19 program jangka pendek yang dibuatnya adalah untuk dapat memberikan stimulus atau subsidi kepada masyarakat dan UMKM yang ada.

Sedangkan untuk program jangka panjang yang diusungnya yakni membangun kemandirian masyarakat sebagai perwujudan dari kedaulatan rakyat dimana pertumbuhan ekonominya dari, oleh, dan untuk rakyat.

Sehingga nantinya masyarakat Kota Denpasar dapat memenuhi kebutuhan dasar baik pangan, sandang, papan, serta mudah mengakses kesehatan dan pendidikan.

Apabila dipercaya untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, pihaknya berjanji akan memberikan stimulus berupa suntikan dana kepada kelompok masyarakat.

“Kami akan memberikan Rp. 1 juta untuk kelahiran, Rp. 10 juta untuk kematian, Rp. 3 juta untuk prajuru banjar, Rp. 25 juta untuk Sekaa Teruna, Rp. 5 juta untuk PKK, dan Rp. 5 juta untuk para dadia,” janjinya.

Selain itu, janji untuk pemberian sekolah gratis dan pendidikan gratis pun disebutkannya untuk pemuka agama, petani, nelayan, pedagang pasar formal maupun non formal pada pernyataan penutupnya.

“Harapannya di masa setelah pandemi ini pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar tinggi serta para birokrasinya mampu memberikan kultur daya saingnya sehingga masyarakat mampu untuk mandiri,” katanya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of