Sejak Diluncurkan, Program Atma Kerti Telah Terbitkan 600 Akte Kematian

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karangasem, I Made Kusuma Negara
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karangasem, I Made Kusuma Negara

KARANGASEM, balipuspanews.com – Pasca diluncurkannya program “Atma Kerti” beberapa bulan yang lalu oleh Pemda Karangasem, antusias masyarakat Karangasem untuk mengurus akte kematian terbilang cukup tinggi.

Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karangasem, I Made Kusuma Negara saat ditemui awak media, pada Selasa (10/5/2022) di kantor Disdukcapil Karangasem.

“Respon Masyarakat sangat antusias setelah program “Atma Kerti” ini diluncurkan, warga yang mengurus akta kematian cukup meningkat,” kata Kusuma Negara.

Setelah berjalan, sampai hari ini Disdukcapil Karangasem sudah menerbitkan sebanyak 600 akte kematian. Itu artinya, jika diakumulasikan Rp 1 juta untuk penghargaan 1 lembar pengurusan akte, maka sampai saat ini sudah sebesar Rp 600 juta rupiah diserahkan kepada warga atau ahli waris yang mengurus akte kematian tersebut.

“Semenjak ada program atma kerti ini sudah ada 2700 warga karangasem yang telah mengurus akta kematian. Namun beberapa memang masih ada kendala dalam prosesnya, nah untuk yang sudah realisasi mendapatkan penghargaan akta kematian sebanyak 600 orang dengan jumlah dana yang diserahkan sebesar 600 juta rupiah,” terang Kusuma Negara.

Sementara itu, sesuai dengan data tabulasi Pemohon Atma Kerti, pertanggal 24 Pebruari hingga 26 April 2022 yaitu jumlahnya sebanyak 600 permohonan, di Kecamatan Sidemen sebanyak 52 akte, Selat 56 akte, Rendang 36 akte, Manggis 61 akte, Kubu 76 akte, Karangasem 129 akte, Bebandem 80 akte dan Kecamatan Abang sebanyak 110 akte.

Untuk syarat pengurusan akta kematian, yaitu penduduk yang meninggal harus terdaftar dalam data base kependudukan Karangasem.

Mengajukan surat permohonan penghargaan pada Bupati bermaterai 10 ribu, surat pernyataan ahli waris bermaterai 10 ribu yang diketahui oleh Perbekel/Lurah, Fotocopy KTP ahli waris, Fotocopy rekening bank, Fotocopy kutipan akta kematian, Fotocopy NPWP jika memiliki, namun jika tidak akan kena potongan sebesar 6 persen untuk administrasi Bank.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version