Jumat, Juni 14, 2024
BerandaDenpasarSejumlah Karyawan Terkonfirmasi Covid-19, Rumah Sakit Puri Raharja Tutup Layanan UGD Sementara...

Sejumlah Karyawan Terkonfirmasi Covid-19, Rumah Sakit Puri Raharja Tutup Layanan UGD Sementara Waktu

DENPASAR, balipuspanews.com – Rumah Sakit Puri Raharja per hari ini, Rabu (1/7/2020), menutup layanan UGD untuk sementara waktu.

Pelayanan UGD itu ditutup menyusul adanya sejumlah karyawannya yang terinfeksi Covid-19.

Disebutkan, pelayanan ditutup mulai dari Rabu (1/7/2020) hingga Minggu (5/7/2020).

Hal tersebut disampaikan Direktur Pelayanan, Keperawatan dan Marketing, dr. A.A Made Naradipa, MARS melalui surat resmi No: 77/interen/RSPR/VI/2020.

“Sehubungan dengan beberapa karyawan khususnya UGD terkonfirmasi positif Sars Cov2 atau Covid-19, untuk mengurangi risiko transmisi khususnya di UGD dan rumah sakit pada umumnya, maka bersama ini sampaikan bahwa mulai tanggal 1 Juli pukul 07.00 Wita pelayanan UGD ditutup dan dibuka kembali tanggal 5 Juli pukul 07.00 Wita,” bunyi surat tersebut.

Sementara itu, Ns. I Gusti Nyoman Tongki Adiyono, SKep selaku Manajer Marketing IT Rumah Sakit Puri Raharja mengakui bahwa memang benar ada 7 Nakes yang terkonfirmasi positif di RS Puri Raharja.

“Jadi ada 4 perawat dan 3 dokter umum yang terpapar dan terkonfirmasi Covid-19. Saat ini semuanya sedang dalam perawatan, ada yang di RSPTN Unud, RSBM, RSUP Sanglah, Bapelkesmas, dan di salah satu hotel wilayah Badung,” katanya, Rabu (1/7/2020).

BACA :  Polresta Gelar Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78

Pihaknya menyampaikan, kondisi terkini ke tujuh karyawan Rumah Sakit Puri Raharja itu, satu perawat dinyatakan telah negatif Covid-19 setelah di swab test kembali.

“Sekarang kondisi mereka baik semua, kalau perawat di rawat di Bapelkesmas sudah diperkenankan pulang dan isolasi mandiri selama 7 hari, yang lainnya menunggu swab,” ungkapnya.

Saat ini, tambahnya, keenam karyawannya tinggal menunggu waktu untuk diswab test kembali, mengingat syarat bisa keluar dari rumah sakit adalah dengan hasil swab test negatif.

Awalnya para Nakes diduga tertular usai menerima satu pasien yang mana pasien tersebut dicurigai positif Covid-19, Senin (8/6/2020).

Kemudian, pihak rumah sakit berusaha mengalihkan pasien itu ke rumah sakit rujukan lain, namun kata dia rumah sakit rujukan lain tidak bisa menerima pasien itu karena kapasitas yang tidak memadai.

“Dengan itu, pasien tersebut kami rawat dulu sehari sambil menunggu ruangan dan pada keesokan harinya, Selasa (9/6/2020) pasien berhasil kami rujuk rumah sakit Sanglah,” kata dia.

Akhirnya, pada Kamis (18/6/2020), Rumah Sakit Puri Raharja baru melakukan swab test kepada 12 karyawannya yang bertugas di UGD.

BACA :  Tim Labfor dan Polresta Masih Kumpulkan Bukti Kebakaran Gudang Gas Elpiji

Dari hasil swab test yang dilakukan itu, ditemukan satu dokter umum positif Covid-19.

“Lalu pada esok harinya, Jumat (19/6/2020) juga dilakukan swab kepada 11 tenaga kami, dari sana terkonfirmasi 1 dokter umum dan 4 perawat. Dan terakhir kami lakukan swab test lagi dan satu dokter umum dinyatakan positif,” jelasnya.

Pihaknya menyebutkan, dalam hal ini hanya layanan UGD saja yang ditutup, sementara pelayanan lainnya masih tetap buka.

“Ya yang tutup hanya UGD saja yang lainnya seperti layanan rawat jalan dan lain-lain masih tetap dibuka,” ucapnya.

Penutupan UGD Rumah Sakit Puri Raharja ini, imbuhnya, untuk sterilisasi ruangan demi menekan penyebaran rantai virus Covid-19 dan sekaligus kebaikan masyarakat dan karyawannya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular