Sekda Bangli IB Gde Giri Putra
Sekda Bangli IB Gde Giri Putra

BANGLI, balipuspanews.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Bangli diharapkan bersikap netral menghadapi tahapan Pilkada Bangli. Dikonfirmasi, Kamis (30/7/2020), Sekda Bangli IB Gde Giri Putra mengaku telah membuat surat edaran agar ASN Bangli netral.

“Kalau untuk ASN kan wajib netral, kami sudah buatkan edaran bahwa sebagaimana dengan aturan yang ada, jadi ada ketentuan-ketentuan yang diberikan kepada ASN,” jelasnya.

Dalam hal ini, Sekda asal Griya Bukit itu menegaskan, ASN juga diharapkan tidak ngelike postingan berbau politik di media sosial.

“Kami sudah membuat edaran untuk seluruh pegawai ASN dan juga termasuk pegawai kontrak agar mereka menyikapi Pilkada dengan netral dan sesuai dengan ketentuan,” sebut Gus Giri.

Mantan Kepala Bapeda dan Sekwan Bangli ini menegaskan, petugas yang akan memantau nantinya adalah dari Bawaslu.

Lantas apa sanksi bagi ASN yang melanggar ketentuan?

Adik kandung mantan bupati Ladip itu mengatakan, terkait dengan sanksi telah ditentukan dalam disiplin ASN.

“Katagori kesalahannya, kita kan harus mengacu kepada aturan, kalau mereka kelihatan tidak netral serta ada laporan dari Bawaslu, ya tentunya kita proses sesuai dengan bukti dan fakta yang ada. Sehingga berdasarkan dengan bukti dan fakta tersebut, kita akan kaitkan dengan penjatuhan hukuman disiplin,” ujarnya.

Gus Giri berharap, ASN harus menjadi panutan serta dapat bersikap netral dan tidak memihak salah satu paslon dalam menghadapi Pilkada.

Pilkada Bangli 9 Desember 2020 mendatang dipastikan berlangsung panas. Apalagi, yang akan bersaing dalam hajatan lima tahunan itu kemungkinan dua pasangan calon. Satu pasangan calon yang dimotori Golkar telah resmi mengusung Subrata – Gus Dek (Bagus).

Sedangkan calon rivalnya paket PDIP hingga kini belum diumumkan Karena masih menunggu rekomendasi DPP. Pun demikian, kemungkinan PDIP akan mengusung Sedana Artha- Wayan Diar.

PENULIS : Komang Rizki

EDITOR : Oka Suryawan

Facebook Comments