Dewa Made Indra (tengah) saat menerima bantuan dari Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa Deny Yusyulian (kanan).
Dewa Made Indra (tengah) saat menerima bantuan dari Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa Deny Yusyulian (kanan).

DENPASAR, balipspanews.com – Ketua Harian Gugus Tugas Dewa Made Indra memberi apresiasi atas komitmen dan rasa tanggung jawab bersama yang dimiliki pihak BPJS Ketenagakerjaan dan juga manageman GWK dalam upaya memberikan bantuan sebagai peran serta untuk turut meringankan sesama saat bencana yang berkepanjangan dan banyaknya warga yang kesulitan di saat mwrbaknya Covid-19 ini, baik dari aspek ketahanan dan ekonomi yang sedang dihadapi hingga saat ini.

Dewa Made Indra didampingi Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda menerima bantuan dari Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan BP Jamsostek Kanwil Bali, Nusra dan Papua, Jumat (7/5).

Disebut Dewa Indra, persoalan ini tidak hanya akan berhenti sampai penyakitnya melainkan menitik beratkan pada dampak yang akan ditimbulkan setelah wabah ini berakhir nantinya. Mulai dari perbaikan strata ekonomi rakyat, infeksi terhadap ketahanan ekonomi yang dirasakan jutaan masyarakat di Bali.

Sehingga banyak warga yang saat ini membutuhkan bantuan sembako untuk bertahan hidup, karena pemerintah tidak akan mampu bergerak sendiri tanpa dukungan pihak lain. Hingga saat ini banyak pihak yang sudah berpartisipasi menyampaikan bantuan yang ingin disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Bayangkan jika tidak ada pihak lain yang peduli, maka kita (sistem kesehatan dan ketahanan ekonomi) akan rapuh secara perlahan. Karena pemerintah tidak mampu berdiri sendiri, sekalipun itu negara yang super powerpun tidak akan mampu sendiri tanpa dukungan pihak lain”, ungkap Ketua Gugus Tugas Dewa Made Indra.

Sumbangan berupa 1000 sembako yang diserahkan oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan kepada Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

Bantuan sembako ini nantinya akan diserahkan kepada warga pelaku pariwisata yang dirumahkan bahkan yang sudah di PHK oleh pihak perusahaan melalui Serikat Pekerjaan Pariwisata.

Sedangakan dari pihak GWK menyerahkan bantuan berupa 1000 pcs masker pelindung wajah (tahap ke-6) yang juga secara langsung diterima oleh Ketua Harian Gugus Tugas Dewa Made Indra.

Semantara Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa Deny Yusyulian mengatakan bantuan ini sebagai komitmen tanggung jawab untuk meringankan beban bagi pekerja yang saat ini dirumahkan atau bahkan yang kena PHK.

Hal senada juga ditambahkan oleh Divisi Head Marcom Garuda Wisnu Kencana Andre Prawiradisastra mengatakan bahwa pihaknya yang yang menutup obyek GWK sejak dua bulan terakhir tanpa income sama sekali turut serta menyerahkan bantuan masker yang total hingga saat ini mencapai 6000 pcs.

Melalui kegiatan bakti sosial BP Jamsostek Kanwil Banuspa kepada pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 di Provinsi Bali, diharapkan mampu membangun sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di era krisis. (rls/BPN/tim)