Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarSekda: SE 2021 Upaya Menyeimbangkan Pencegahan Covid-19 dan Menjaga Pariwisata 

Sekda: SE 2021 Upaya Menyeimbangkan Pencegahan Covid-19 dan Menjaga Pariwisata 

DENPASAR, balipuspanews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menegaskan alasan Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, hal ini merupakan tindaklanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Pada intinya upaya ini bertujuan mengantisipasi libur panjang pada Hari Natal dan Menyambut Tahun Baru ditengah pandemi Covid-19, sehingga semua daerah diminta melakukan upaya pencegahan.

“Supaya libur ini tidak menumbuhkan kasus baru Covid-19, maka dilakukan upaya pencegahan. Jadi itu semangatnya,” kata Sekda Bali, Dewa Made Indra saat melakukan Jumpa Pers, Kamis (17/12) di Ruang Rapat Sandat, Kantor Diskominfos Provinsi Bali.

Dengan demikian, sambung Dewa Indra, atas kesepakatan itu, maka SE Nomor 2021 Tahun 2020 yang dibuat agar menjadi pegangan semua stakeholder, termasuk petugas terkait, dan pelaku pariwisata dalam mengendalikan Covid-19.

BACA :  Meriahkan Peringatan HUT ke-236 Kota Denpasar, Pemkot Gelar Donor Darah

Sekda Bali lebih lanjut menjelaskan yang terkandung dalam SE Nomor 2021 Tahun 2020, ialah bagaimana bisa menjaga keseimbangan antara upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ditengah liburan yang relatif panjang ini, dan juga menjaga pariwisata Bali supaya tetap bisa berjalan.

“Jadi sekali lagi, kebijakan ini untuk menjaga keseimbangan antara Pawirisata dan Pencegahan Penyebaran Covid-19,” sebutnya sembari memastikan kembali bahwa kebijakan SE Gubernur adalah jalan tengah.

“Untuk itu Pintu Bali kita buka dengan syarat supaya orang bisa liburan ke Bali, namun yang berkunjung ke Bali tidak menimbulkan kasus baru Covid-19 di Pulau Dewata,” ungkapnya.

Kesiapan Bali untuk membuka Pariwisata Internasional juga disampaikan oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dimana Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Pusat terus mematangkan persiapan untuk membuka pintu Pariwisata Internasional.

“Ini tidak mudah membuka Pariwisata Internasional, karena membutuhkan kepercayaan dunia untuk membuktikan bahwa Bali itu aman dari Covid-19. Sehingga agar wisatawan merasa aman dan nyaman ke Bali, maka Bali akan dilihat apakah memiliki sistem yang baik atau tidak di dalam pencegahan Covid-19, dan kesiapan ini terus dicek oleh Menteri Pariwisata, hingga Menteri Perhubungan seperti di Garuda Wisnu Kencana (GWK) maupun di Airpot Ngurah Rai,” ujarnya.

BACA :  Jelang Galungan, Distan Akan Adakan Pemeriksaan Terhadap Babi

Kalau ini sudah siap, maka Pemerintah Pusat baru mengambil kebijakan untuk membuka Pariwisata Internasional. Sehingga Pemerintah Provinsi Bali tidak boleh lengah di dalam mengantisipasi peningkatan kasus di akhir tahun.

“Inilah yang mendasari substansi SE Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 di dalam upaya menjaga keseimbangan perekonomian dan kesehatan, selain membangun kepercayaan Bali di kancah Internasional dengan sistem pencegahan Covid yang baik,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular