BADUNG, balipuspanews.com – Sebelumnya Provinsi Bali akan mulai melaksanakan tatanan hidup baru atau new normal dimana tahap awalnya akan dilaksanakan pada, Kamis (9/7/2020) depan.

Hal tersebut membuat I Putu Artayasa, selaku Pimpinan Redaksi Bali Puspa News tertarik untuk mengadakan dialog virtual dengan mengangkat tema, Nasib Hotel di Bali saat New Normal nantinya.

Dalam dialog virtual ini terdapat dua narasumber yang akan mengisi acara dialog virtual ini yaitu I Made Ramia Adnyana selaku General Manager Hotel Sovereign Bali & Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Hotel General Manager Asosiation dan Sang Putu Eka Pertama selaku General Manager Hotel The One Legian & Advisor Hotel Villa Lumbung.

Pembicara pertama, I Made Ramia Adnyana, mengatakan terdapat 5 pilar untuk new normal. Yaitu Contactless, Cleanliness, Healthiness, Safeness and Extra Mile.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Badung sendiri telah mempersiapkan pembentukan tim verifikasi kesiapan Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Badung dengan landasan pembentukan Surat Keputusan Bupati Badung Nomor: 197/041/HK/2020 Tentang Pembentukan Tim Verifikasi Kesiapan Tata Kelola Pariwisata Pasca Pandemi Corona Virus Disease- 2019.

“Tugas dari team verifikasi kesiapan tersebut adalah Melakukan Verifikasi Dokumen Permohonan Kesiapan Tata Kelola Pariwisata dari Pelaku Pariwisata, Melakukan Koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 atau instansi terkait dalam pelaksanaan verifikasi, Menyampaikan Berita Acara Verifikasi kepada Bupati Badung melalui Kadisparda dalam rangka Pemberian Rekomendasi Kesiapan Tata Kelola dan Bertanggung Jawab serta Melaporkan segala Pelaksanaan Tugas sesuai Ketentuan Perundang-undangan,” ungkapnya.

Sementara pembicara kedua, Putu Eka membahas terkait persiapan Hotel saat hadapi New Normal. Diantaranya, efek dari SDM, Finansial serta dari sisi marketing atau promosinya.

Ia mengatakan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali pasca mewabahnya Covid-19, memang mengalami penurunan yang sangat drastis.

Saat New Normal nanti, beberapa strategi akan diberlakukan. Salah satunya, kamar hotel yang mulai dibuka dalam jumlah yang terbatas.

“Karyawan sebagian besar masih dirumahkan, alasan nya adalah new normal menuntut karyawan wajib berpikir luas dan kritis serta menggali ide-ide kreatif dan melihat setiap peluang yang ada termasuk side job sebagai SDM yang cerdas. Lalu penerapan beberapa SOP sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Eka.

Selain itu juga kunjungan wisatawan belum dapat dipastikan dikarenakan beberapa faktor yaitu, harga tiket pesawat yang fluktuatif, pembatasan wisatawan, dan perubahan traveling trend pasca pandemi.

Dari pembahasan-pembahasan tersebut pihak-pihak terkait berharap Pemerintah khususnya di Kabupaten Badung dapat membuatkan Peraturan Daerah terkait pengaturan protokol kesehatan menjelang tatanan hidup baru atau New Normal.

Penulis : Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

Editor : Putu Artayasa