Selebgram JZ Mengaku Kenal dengan Manager Diskotik Karena Sering Disupplay Sabu

Pelaku penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan
Pelaku penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan

DENPASAR, balipuspanews.com – Tertangkapnya selebgram cantik JF,30, di kamar villa usai nyabu bersama Manager diskotik berinisial DN,39, mengungkap fakta terbaru.

Selebgram cantik ini mengaku kenal dengan DN karena sering disupplay sabu.

Sebagaimana yang disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol Gede Sugianyar Dwi Putra, saat jumpa pers dengan awak media cetak dan media elektronik, Selasa (13/7/2021).

Menurutnya, selebgram JF dan Manager DN ditangkap di sebuah villa elit Jalan Mertasari, Banjar Pengubengan Kangin, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Jumat (9/7/ 2021) sekitar pukul 11.30 Wita.

Pengungkapan ini bermula dari hasil penyelidikan Tim Berantas BNNP Bali ditempat hiburan malam, terindikasi rawan peredaran narkoba. Dari penyelidikan mencuat dua nama yang dianggap rutin menggunakan narkoba. Yakni JF dan DN yang menjabat Manager Diskotik.

Baca Juga :  Pengukuhan Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2022, Duta Bali untuk Istana Berasal dari Karangasem

“Tim Berantas BNNP Bali kemudian mendalami penyelidikan terhadap dua nama tersebut,” ujar Brigjen Sugianyar didampingi Kabid Berantas Putu Agus Arjaya.

Setelah diselidiki, selebgram JZ memang kerap memiliki kebiasaan dugem di berbagai diskotik. Janda beranak satu ini juga kerap mengkonsumsi narkoba.

Nah dari seringnya dugem tersebut, JZ banyak mengenal teman salah satunya tersangka DN. Bahkan keduanya diduga memiliki hubungan khusus.

“Jadi dari keterangan selebgram JZ dia mendapat suplay narkoba dari DN,” terang jenderal bintang satu dipundak ini.

Berbekal pendalaman informasi dilapangan, Tim Berantas BNNP Bali bergerak cepat ke villa elit di Jalan Mertasari, Banjar Pengubengan Kangin, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Villa yang di sewa JZ perbulan seharga Rp 15 juta itu digerebek sekitar pukul 11.30 Wita.

“Keduanya ditangkap saat baru bangun tidur,” beber mantan Kapolres Balikpapan ini.

Baca Juga :  RAPBN 2023: Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 5,3 Persen, Rupiah Dipatok Rp14.750 Per Dolar AS

Dalam pengerebekan, kedua pasangan yang bukan suami istri itu ditemukan berada dalam satu kamar. Yang menarik, JZ yang sukses dalam penjualan skincare dan endorse ini awalnya mengira yang datang ke villa adalah petugas pecalang setempat untuk mendata penduduk. Pasalnya petugas ada yang berpakaian adat saat itu.

Namun JZ si pemilik ratusan ribu followers ini terkejut setelah mengetahui yang datang adalah petugas BNNP Bali. Sementara dari penggeledahan disita satu plastik klip berisi kristal bening mengandung Metamfetamin (Shabu) seberat 2,95 gram dan 0,78 gram di dekat toilet dan satu paket klip berisi tiga pil ekstasi.

Barang bukti lainnya yakni 8 pipa kaca dan alat penghisap bong serta puluhan korek api gas berserakan yang diduga untuk pembakaran sabu.

Mantan Kabid Humas Polda Bali ini kembali menerangkan, dari keterangan keduanya mengaku habis mengkonsumsi sabu dan ekstasi di kamar villa. Kemudian, dari hasil tes urine keduanya positif mengandung narkoba.

Baca Juga :  Pimpin Apel Peringatan HUT ke-77 RI, Wali Kota Jaya Negara Ajak Implementasikan Kebersamaan

“Manager Denny positif menggunakan sabu sedangkan JF positif menggunakan sabu dan DMA,” ujarnya.

Diungkapkannya, hasil pemeriksaan sementara, keduanya memang terindikasi sebagai pemakai. Namun pihaknya masih mendalami dugaan peran lain mereka seperti pengedar.

“Mengingat kasus ini erat kaitannya dengan tempat hiburan malam kami masih mendalami kemungkinan kuat adanya peredaran gelap Narkoba di diskotik, termasuk sumber barang tersebut,” tegasnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 112 Ayat (1) Juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, maksimal dua belas tahun penjara.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan