Pengungsi Gunung Agung
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com- Sejumlah pengungsi letusan Gunung Agung yang hingga hari Minggu (11/2) masih bertahan di GOR Swecapura Klungkung, Senin (12/2) siang sudah seluruhnya meninggalkan lokasi pengungsian tersebut.

Ditemui di sela-sela mendampingi warganya di pengungsian, Perbekel Desa Sebudi Nyoman Tinggal menyebutkan, sekitar 80 warga Sebudi hari ini akan dipulangkan. Namun, dia menyayangkan kondisi jalan menuju Sebudi kini sudah hancur total, bahkan di sejumlah tempat muncul cekungan yang cukup dalam.

Untuk itu, lanjut dia, para pengungsi ini sementara akan ditampung di wilayah yang lebih aman, bisa dijangkau sarana transfortasi pulang pergi. Menurutnya, warga Desa Sebudi keseluruhan ada sekitar 1.600 orang, namun secara bertahap mereka telah dipulangkan.

Sementara pengungsi yang akan menuju Dusun Dinas Sogra, Perbekel Nyoman Tinggal memastikan jalan menuju dusun tersebut 100 persen hancur total akibat erupsi Gunung Agung.

“Banyak warga Dusun Sogra kepingin ditransmigrasikan ke Sulawesi Tengah sehubungan kondisi wilayahnya yang kini hancur total,” ujar Nyoman Tinggal, diiyakan beberapa warganya.

Untuk kepentingan itu, Nyoman Tinggal mengaku sudah menghadap Bupati Karangasem, dengan harapan keinginan warga dapat ditindaklanjuti. Namun menurutnya, Bupati IGA Mas Sumatri menginginkan warga Sogra mencari lahan lain di Bali saja untuk keperluan pemukiman mereka.

Sementara itu Sekretaris BPBD Klungkung Nyoman Suwista menyebutkan, pihaknya menyiapkan armada angkutan untuk membantu memfasilitasi pemulangan pengungsi ke desa asal mereka di Karangasem. “Ya kami siapkan beberapa armada angkutan untuk memfasilitasi pemulangan para pengungsi,” ujarnya.(Roni)

Tinggalkan Komentar...