Kebun jati terbakar
Kebun jati terbakar
sewa motor matic murah dibali

NEGARA,balipuspanews.com- Kekringan yang terjadi membuat sibuk petugas pemadam kebakaran Pemkab Jembrana. Bahkan dalm bulan ini hamper setiap saat terjadi kebakaran terutama lahan atau perkebunan.

Begitupula yang terjadi Selasa (22/10). Dimana terjadi dua peristiwa kebakaran lahan di tempat yang berbeda. Kebakaran pertama terjadi di SD 1 Mendoyo Dangin Tukad, Mendoyo. Api pertama berasal dari tumpukan sampah yang dibakar di areal sekolah itu.

Namun karena musim kering dan angin cukup kencang api lalu merembet membakar semak belukan di arela sekolah. Khawatir api semakin meluas dan merembet ke bangunan sekolah Yudi Astuti, salah seorang guru di SD itu sekitar pukul 12.00 kemudian menghubungi pemadam kebakaran Pemkab Jembrana.

Tiga unit mobil pemadam kemduian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah setengah jam pemadaman dilakukan dengan menghabiskan dua tangki air akhirnya api yang memalalap satu are emak-semak di areal sekolah itu berhasil dipadamkan oleh petugas yang dipimpin kasi Damkar, Kade Bagus Darmawan.

Setelah berhasil memadamkan api, petugas pemadam kebakaran kembali ke Kantor. Namun tidak berapa lama kemudian kembali ada laporan kebakaran dari Camat Melaya I Putu Gde Oka Santhika, yang memnyampaikan terjadi kebakaran kebun jati di wilayah banjar Sarikuning Tulungagung, desa Tukadaya, Melaya. Kade Bagus Darmawan pukul 14.00 kembali memimpin regu 1 dengan mengerahkan 4 unit mobil pemadam.

“Lokasi cukup jauh masuk kedalam. Namun kami berhasil sampai dilokasi,” ujar Bagus Darmawan.

Kebub jati yang terbakar itu milik tidak orang wrga yakni I Nyoman Wakta,75, I Made Pure,75, dan I Gede Wetrem,75,. luas areal kebun jati yang terbakar sekitar 1 hektar.

“Penyemab kebakaran itu belum diketahui pasti apakah ada yang snegaja membakarsampah atau membuang punting rokok yang masih menyala,” ungkapnya. untuk memadamkan api itu, membutuhkan waktu satu jam lebih dengan menghabiskan 4 tangki air. (nm/bpn/tim)