Semalam Tiga Orang Nenek Pasien Covid-19 Meninggal

Penguburan jenazah pasien Covid-19 di Gilimanuk
Penguburan jenazah pasien Covid-19 di Gilimanuk

JEMBRANA, balipuspanewa.com – Tiga pasien Covid-19 berusia lanjut dilaporkan meninggal di Jembrana saat menjalani perawatan di RSU Negara.

Pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal pertama yakni seorang nenek berusia 71 tahun. Pasien warga lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk ini datang ke IGD RSU Negara, pada Senin (28/6/2021), dengan keluhan demam sejak 8 hari, batuk kering sejak 5 hari, mual setiap kali mau makan dan nafsu makannya menurun sejak 5 hari.

“Dari duakali swab PCR pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Plt Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati.

Pasien yang mengalami Covid-19 berat dan pneumonia itu pada Minggu (4/7/2021) kondisinya semakin menurun dan perawatanya dipindah ke ruang ICU.

Pada Kamis (8/7/22021) pukul 18.18 WITA, kondisinya semakin menurun dan sulit bernafas. Pihak keluarganya kemudian dihubungi untuk menyampaikan rencana memasang alat bantu pernafasan.

Namun setelah keluarga datang dan setelah disampaikan rencana pemasangan alat bantu pernafasan, keluargnya masih berunding. Lalu pukul 18.39 WITA, pasien mengalami cardiac arrest atau henti jantung dan dilakukan resceu jantung dan paru namun gagal dan pukul 19.12 WITA dinyatakan meninggal.

“Pasien ini belum divaksin dan juga memiliki penyakit bawaan diabetes militus,” jelasnya.

Pasien Covid-19 kedua yang dilaporkan meninggal yakni nenek berusia 68 tahun warga Desa Banyubiru, Negara. Pasien yang saat masuk IGD RSU Negara rujuoan dari RS Bunda masih suspect Covid-19, pada Kamis (8/72021) pukul 22.05 Wita, dengan keluhan sesak sejak 5 hari terakhir makin memberat, batuk, demam sejak 1 minggu dan ada riwayat asma di keluarganya.

Setelah dilalakukan swab, hasilnya ternyata positif. Rencananya pasien dirawat di ruang ICU namun ruang ICU penuh. Kemudian Jumat (9/7/2021) Pukul 00.40 WITA pasien henti nagas dan dilakukan resusitasi tetapi tidak berhasil dan pukul 00.50 WITA meninggal dunia.

“Pasien ini juga belum divaksin,” ungkapnya.

Kemudian pasien Covid-19 ketiga yang meninggal juga seorang nenek berusia 77 tahun warga Banjar Pasar, Pekutatan. Pasien Covid-19 berat ini dirujuk Puskesmas Pekutatan pada Rabu (7/7/2021) pukul 21.38 WITA dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 2 hari terakhir, sesak napas dan batuk sejak sebulan.

Pasien yang belum divaksin ini dari swab PCR hasilnya positif Covid-19. Karena kondisinya menurun, Jumat pukul 01.45 WITA, pasien dipindahkan ke ruang icu. Namun pukul 02.20 WITA, pasien mengalami henti nafas dan dilakukan resusitasi namun tidak berhasil pukul 02.30 WITA pasien dinyatakan meninggal.

“Ketiga pasien yang meninggal ini belum divaksin. Untuk penanganan jenazahnya semua dilakukan dengan protokol Covid,” ujarnya.

Penulis : Anom

Editor : Oka Suryawan