KARANGASEM, balipuspanews.com- Jumat siang (31/05/2019) Gunung Agung kembali teramati menggeluarkan asap pekat dengan ketinggian yang cukup signifikan diatas puncak kawah. Akibat dari itu, 7 Desa terdampak hujan abu dan pasir.
Berdasarkan informasi dari Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, observasi dilakukan terus menerus, dan akan dilaporkan setiap kali ada update informasi.
Adapun tujuh kawasan yang terdampak hujan abu yaitu Dusun Nangka, terjadi hujan abu, Dusun Butus, Desa Buana Giri, mengalami hujan pasir, Kedampal, Desa Datah, hujan pasir.
Selanjutnya Desa Pidpid, mengalami hujan abu tipis, sedangkan Desa Nawakerti terjadi hujan abu, Bukit Galah, mengalami hujan abu, dan Desa Ababi, juga terdampak hujan abu.
Selain itu, terjadi semburan Volcanic Ash (VA) dengan ketinggian mencapai dari permukaan sampai dengan ketinggian FL300. Sedangkan
angin bergerak ke Selatan dengan kecepatan 20 knots.
“Bandara yang terindikasi berada di dalam area VA NIL. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai masih beroperasi normal dan tidak ada penerbangan terdampak,” katanya saat dihubungi melalui sambungan WhatApp.
Untuk itu, masyarakat diimbau tetap tenang agar mengikuti arahan petugas dan melengkapi diri dengan masker jika beraktivitas di luar rumah. (Bud/bpn/tim)



