Anak Temukan Ayahnya Tewas di Kebun Jagung
Anak Temukan Ayahnya Tewas di Kebun Jagung
sewa motor matic murah dibali

NEGARA,balipuspanews.com- Seorang anak menemukan ayahnya  sudah menjadi mayat di kebun jagung di ladang kontrakan Sumber Rejo, Desa Sumber Kelampok, Gerokgak, Buleleng, Kamis (6/6/2019).

Korban atas nama I Nyoman Sudana,54, berhasil ditemukan oleh anaknya I Putu Endra Ariawan,30,  sudah menjadi mayat tergeletak di kebun jagung.

Peristiwa itu berawal dari Sudana yang tinggal di jalan Rajawali, Lingkungan Asri, Gilimanuk, pada Kamis (6/06/2019) sekitar pukul 11.20 berpamitan kepada Ariawan untuk pergi menyabit rumput pakan sapi di kebun jagung, ladang kontrakan di wikayah banjar Sumber Rejo, desa Sumber Kelampok, Gerokgak, Buleleng.

Biasanya sebelum sore Sudana sudah pulang dari menyabit rumout. Namu. Karena sampai sekitar pukul 18.00 Sudana belum juga pulang Ariawan lalu menanyakan keberadaan qyahnya kepada ibunya dan ibunya tidak mengetahui keberadaan suaminya.

Ariawan yang mengira ayahnya masih di andang sapi miliknya lalu mencarinya tetapi tidak ketemu. Ariawan yang kebingungan kemudian mencari ayahnya ke terminal Gilimanuk dan ke tempat lain di seputaran Gilimanuk, namun tidak juga ditemukan.

“Anaknya itu sempat menghubungi ponsel ayahnya tetapi tidak ada jawaban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, AKP Komang Mukiyadi.

Ariawan kemudian sekitar pukul 19.30 mencari ayahnya ke. tempat biasanya mencari rumput di areal kebun jagung di ladang kontrakan Sumber Rejo. Akhirnya Sudana daerah Grogak dan akhirnya Sudana ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernafas dan tubuhnya kaku dengan posisi terlentang dan tangan memegang topi.

“Jenasah ayahnya kemudian dibawa ke Puskesmas II Melaya yang ada di Gilimanuk untuk pemeriksaan medis,” ungkapnya.

Menurut keterangan dokter Luh Suartini, yang memeriksa jenasah Sudana ditemukan luka-luka kecil keluar darah yang kemungkinan akibat benturan benda keras berupa kerikil atau potongan batang jagung sisa panen pada saat korban jatuh di TKP.

“Penyebab kematian belum bisa disimpulkan karena hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jadi untuk menentukan penyebab kematian terhadap korban, perlu dilakukan autopsi mayat,” jelasnya.

Diduga Sudana meninggal karena sakit dan saat terjatuh di kebun jagung tidak ada yang melihat sehingga tidak ada yang menolong. Karena TKP nya ada di wikayaj Grokgak, Buleleng maka penanganan selanjutnya dilakukan kleh Polsek Gerokgak. (nm/bpn/tim)