Jalan alternatif yang diurug dibekas gerusan lahar dingin Tukad Panti kembali tergerus air hujan yang datang dari hulu
sewa motor matic murah dibali

Karangasem, balipuspanews.com – Timbunan tanah dibekas gerusan lahar hujan sebagai jalan alternative sementara untuk menghubungkan transportasi di desa Duda Utara, Selat, Karangasem  tergerus air hujan yang datang dari hulu.

Akibatnya, jalan yang berada diareal Tukad Panti itu kembali tidak bisa dilalui kendaraan. Kepala Desa Duda Utara Wayan Darmadi menyebutkan, ditimbunnya bekas gerusan lahar hujan itu berawal ketika beberapa warga mengeluhkan  jalur tersebut  bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Atas dasar tersebut, pihak desa akhirnya memutuskan untuk menimbun bekas gerusan sedalam lebih kurang 4 meter.

Namun, beberapa warga justru khawatir dengan penimbunan tersebut. Pasalnya, jika turun hujan dihulu dan kembali terjadi aliran maka akan sangat berbahaya.

Kehawatiran tersebut akhirnya terjawab, setelah hujan turun terus menerus diwilayah tersebut pada Senin malam (06/08).A akhirnya aliranpun kembali terjadi, alhasil timbunan tanah pengganti jembatan lenyap tanpa sisa disapu aliran air dari Tukad Panti.

Dari pantauan dilokasi, sejumlah warga terlihat sedang mengamati bekas aliran yang menghanyutkan jalan darurat tersebut. Bahkan beberapa warga yang akan melewati jalan itu terpaksa harus turun kebawah dengan hati hati lantaran gerusan cukup dalam.

Kepada Desa  Wayan Darmadi mengaku tidak mampu berbuat banyak, pihaknya hanya bisa menunggu perbaikan dari pemerintah yang diakuinya akan turun ditahun 2019.

Untuk sementara pihaknya mengaku akan kembali menimbun gerusan tersebut agar bisa segera dilalewati.

“Kita tidak bisa berbuat banyak, sementara kita akan timbun kembali sambil menunggu perbaikan tahun 2019,” ujarnya. ( igs/ bas)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here