Minggu, Juli 21, 2024
BerandaKarangasemSempat Ditolong, Pengiring Melasti Ambruk Dinyatakan Meninggal Dunia

Sempat Ditolong, Pengiring Melasti Ambruk Dinyatakan Meninggal Dunia

KARANGASEM, balipuspanews.com – Salah seorang pengiring upacara Melasti Ida Bhatara Pura Agung Besakih bernama I Gede Pelegir akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Rendang setelah sempat berupaya diberikan pertolongan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya I Gede Pelegir, lelaki berusia 78 tahun asal Banjar Dinas Besakih Kangin, Desa Besakih, Rendang, Karangasem itu mengikuti iring – iringan Ida Bhatara Melasti dengan berjalan kaki dari Pura Pesimpangan menuju Besakih.

Namun baru berjalan sekitar 700 meter sampai diatas Pura Manik Mas, secara tiba-tiba Gede Pelegir ambruk. Disana korban langsung berupaya diberikan pertolongan pertama oleh petugas medis yang bertugas di Pos Besakih. Hanya saja kodisinya semakin menhawatirkan hingga kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Rendang.

Begitu tiba di Puskesmas, tim medis berupaya memberikan pertolomgan kepada kakek 78 tahun ini. Namun sayang, nyawa Pelegir tidak bisa diselamatkan. Sementara itu untuk penyebab kematian Gede Pelegi diduga akibat kecapean mengingat usianya yang sudah menginjak 78 tahum.

Semetara itu, I Nyoman Artana salah seorang warga yang juga sebagai Sekdes Desa Besakih membenarkan bahwa salah satu pengiring tersebut meninggal dunia. “Ya beliau meninggalnya di Puskesmas dan sudah dikubur kemarin malam sekitar pukul 21.00 wita” ujarnya ketika dihubungi media ini. (suar/bpn/tim)

BACA :  Hektaran Lahan Kebun Mente dan Mangga di Desa Tianyar Tengah Hangus Terbakar
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular