Sempat ke Gianyar, Tak Semua Rakyatnya Disambangi Bu Mas Minta Maaf

Bupati Karangasem didampingi Bupati Gianyar di Lapangan Sutasoma
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri terus turun gunung untuk menyambangi rakyatnya di pengungsian.

“Saya sebagai Bupati akan tetap berusaha untuk menjenguk semua warga masyarakat Karangasem di pengungsian, hal itu akan akan tetap saya lakukan secara bertahap, minimal 3 sampai 5 posko perhari karena menyebar di 9 Kabupaten Kota. Sekali lagi saya mohon maaf karena keterbatasan saya sebagai Bupati yang juga diamanatkan undang-undang untuk menjalankan roda Pemerintahan di Pemkab. Karangasem,”kata Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri didampingi Kepala Dinas Pertanian I Wayan Supandi serta Kepala OPD terkait lainnya tinjau Pos Pengungsi di Balai Masyarakat Padangbai, Kecamatan Manggis, Minggu (15/10).

BERITA TERKAIT : 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan puji syukur kehadapan Ida Hyang Widi/Tuhan YME karena warga pengungsi di Posko Padangbai cukup kondusif dan Mas Sumatri pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Padangbai yang sudah menerima dan kompak untuk membantu para pengungsi termasuk pula para pengusahanya yang telah memberikan lapangan pekerjaan bagi para pengungsi.

“Saat ini, masyarakat Karangasem sebanyak 138 ribu jiwa telah turun menjadi pengungsi di 9 Kab / Kota se-Bali yang tersebar di 412 titik. Dan persoalan Pemerintah saat ini adalah terkait keberlangsungan logistik, pelayanan, kesehatan dan juga pendistribusian logistik bagi mereka para pengungsi,” jelasnya.

Namun sampai saat ini Pemerintah sudah mampu untuk menanggulangi akan hal itu dengan baik. Disamping itu, ada kekawatiran dari masyarakat pengungsi (KRB I II III) bahwa penghasilan mereka nol, ada beban hutang pada mereka baik di bank, PLN, maupun di PDAM, itu kami dapat berdasarkan laporan dari posko manggis kepada Bupati. Terkait akan semua pemasalahan itu yang mampu menjawab adalah bapak Gubernur Bali dengan dikeluarkannya Kartu Identitas Pengungsi (KIP)

“Pemkab Karangasem yang notabene terkena bencana sangat menghawatirkan, terkait kebutuhan jangka pendek bagi pengungsi sudah tertangani akan tetapi kebutuhan jangka menengah dan jangka panjang itu pula sudah kami pikirkan bersama Pemprov Bali maupun Pemerintah Pusat. Gubernur merupakan perwakilan Pusat yang nantinya akan selalu ada untuk membantu menyelesaikan persoalan darurat kebencanaan ini,” ujarnya

Terkait pendidikan Siswa Pengungsi, baru terdata SD 13.000 siswa, SMP 7.000 siswa yang telah diupayakan untuk mendapatkan pembelajaran, hal itu sesuai dengan aturan dan harapan kita bahwa mereka para pengungsi dipastikan tetap mendapatkan pembelajaran,.

Mengenai permasalahan tersebut diatas lanjut Bupati Mas Sumatri mengatakan, Pemkab Karangasem tetap berkoordinasi dengan Pemprov Bali untuk mengatur proses belajar mengajar bagi mereka para pengungsi, yang nantinya ada yang disekolahkan pagi, siang dan bila perlu sore hari.

“Saya selaku Bupati Karangasem menghimbau pada seluruh masyarakat Karangasem untuk mengikuti / mengindahkan himbauan Badan Vulkanologi. Khusus bagi daerah terkena dampak atau yang rawan bencana wajib untuk di waspada, jauhi tempat itu dan mengungsilah dulu,” jelas Bupati.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Bupati Karangasem juga melakukan kunjungan ke Kabupaten Gianyar.

Di Kabupaten berjuluk kota seni dan budaya ini, Bupati bertemu langsung dengan Bupati Gianyar, Agung Bharata di Pos pengungsian Lapangan Sutasoma Sukawati Gianyar.

Bupati Gianyar, Agung Bharata meminta kepada pengungsi yang tidak mendapatkan bantuan untuk segera berkoodinasi dengan dirinya atau Plt Sekda.

“Kalau logistik bisa saya bantu, kalau mobil tidak,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar...