sewa motor matic murah dibali

KUBUTAMBAHAN, balipuspanews.com — Badan jalan menuju SMAN 1 Kubutambahan di Banjar Kaja Kauh, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, kembali amblas. Penyebabnya, senderan pada jalan itu tergerus longsor dipicu hujan deras beberapa pekan lalu.

Pantauan di lokasi, ada dua dua titik ruas jalan yang amblas. Badan jalan yang amblas itupun lokasinya cukup berdekatan, berjarak kurang dari 10 meter. Puing-puing badan jalan yang amblas nampak masih berserakan di dasar sungai sedalam sekitar 10 meter.

Kini, kondisi ruas badan jalan menyandang status jalan kabupaten itu, kondisinya cukup mengkhawatirkan lantaran material tanah di bawah badan jalan mulai tergerus longsor.

Baca Juga: Toko Sahati di Pasar Kumbasari Terbakar BPBD Denpasar Terjunkan 4 Unit…

Selain itu, lebar badan jalan pun kian sempit. Badan jalan semula memiliki lebar 2,5 meter, kini tinggal 1 meter. Praktis, badan jalan itu, hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Nyoman Surasdana selaku Kepala Dusun Kaja Kauh menceritakan, amblasnya badan jalan tersebut terjadi pada Jumat (22/1) lalu.

Kejadian ini dipicu hujan deras hingga air sungai meluap, menerjang senderan badan jalan dan menyebabkan badan jalan tersebut ambrol.

“Sudah, badan jalan ambrol ini sudah kami laporkan ke BPBD Buleleng dan Dinas PUPR. Untuk perbaikan, pihak BPBD memberikan solusi, dibantu kawat bronjong bukan material batu, pasir dan semen. Nantinya, pengerjaannya pun diminta dilakukan dengan cara swadaya masyarakat,” ungkap Kadus Surasdana ditemui Minggu (10/2).

Imbuh Kadus Surasdana, karena tanah dibawah badan jalan mengalami erosi, pihaknya pun membatasi kendaraan melintasi ruas jalan tersebut.

“Kondisi badan jalan sangat membahayakan. Sementara ini, hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua saja. Untuk kendaraan mobil dan truk tidak bisa. Selain badan jalan sempit, lebarnya tinggal 1 meter, tanah dibawahnya (badan jalan) juga mulai erosi,” terangnya.

Tinggalkan Komentar...