Senderan rumah warga yang longsor
Senderan rumah warga yang longsor

NEGARA, balipuspanews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Mendoyo pada Minggu (5/7) sore mengakibatkan bencana longsor.

Senderan rumah dua rumah warga longsor dan membuat rumah diatasnya ikut tergerus. Hujan deras tersebut mulai terjadi sekitar pukul 17.50 Wita.

Kemudian sekitar pukul 17.30 senderan rumah milik I Ketut Supiada,48, warga Lingkungan Munduk Anyar longsor sepanjang 25 meter dengan ketinggian 4 meter.

Longsornya senderan itu membuat dapur dan satu kamar tidur berukuran 4×5 meter ikut amblas terbawa longsor sejauh 15 meter.

“Saat kami sedang diluar rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan ternyata senderan beserta dapur dan kamar juga longsor,” ujar Supiada.

Selain senderan rumah Ketut Supiada, senderan rumah milik I Gede Arsana, 50,  sepanjang 10 meter dengan ketinggian 4 meter longsor yang mengakibatkan kamar mandi miliknya amblas.

Sebuah tiang listrik PLN juga roboh dan untuk keamanan petugas dari PLN lalu mematikan satu gardu di banjar adat Dalem.

Plt Kepala BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana mengatakan, tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat bencana itu. Pihaknya akan segera mengajukan bantuan ke provinsi.

“Saya harap saudara yang tertimpa musibah ini bersabar, jangan berkecil hati nantinya kami akan segera mengajukan ke provinsi, dikarenakan dalam situasi sekarang ini masih sulit karena masih dalam keadaan pandemi. Nantinya kami akan segera mengajukan ke provinsi,” ujarnya.

Bencana longsor itu juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan. Bersama Plt Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana Wabup Kembang hartawan meninjau rumah yang terkena longsor sekaligus menyerahkan bantuan sembako.

Usai menyerahkan bantuan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan empatinya atas musibah yang menimpa I Negah Murtama.

“Pesan saya kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hal – hal yang tidak kita inginkan seperti bencana longsor saat ini, karena cuaca saat ini tidak menentu,” intuk sementara bantuan yang diberikan baru sembako.

“Nanti akan saya usulkan ke provinsi untuk bantuan senderannya, mengingat karena sekarang masih dalam situasi pandemi. Dan semoga bermanfaat serta dapat meringankan beban warga yang menjadi korban,” ujarnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

Facebook Comments