Senderan Restauran Longsor, Akses Jalan Museum Blanko Terganggu

Longsor di Ubud
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Gianyar, balipuspanews.com- Akibat hujan mengguyur di Gianyar, senderan restoran longsor sehingga akses lalu lintas menuju Museum Blanko, Ubud, Gianyar tertutup material runtuhan longsor, Selasa (10/10).

Petugas BPBD sudah mendatangi kelokasi untuk membersihkan dari bekas longsoran.

Hingga pukul 12.25 wita, personil BPBD Kabupaten Gianyar akhirnya bisa membersihkan jalan dari lumpur bekas longsoran.

Warga yang tak sabaran menuju wilayah Penestanan atau pun sebaliknya, sempat mengganggu proses pembersihan.

Kelihan Banjar Penestanan, Ubud, I Wayan Sugiawan mengatakan bencana tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 wita.

Namun pada saat itu saya tidur pulas tiba-tiba, dengan suara gemuruh dan teriakan sejumlah warga.

“Suasana saat longsor masih terjadi hujan deras. Kami pun tak bisa berbuat banyak,” jelasnya.

Sugiawan pun lantas menghubungi pemilik lahan yang longsor, lanjut menghubungi BPBD Kabupaten Gianyar.

Diduga penyebab longsor itu tidak hanya hujan dan juga berasal dari air pembuangan irigasi sawah yang berada di sekitar lokasi.

“Dalam tanah ternyata ada air rembesan dari sawah. Kemungkinan aliran air itu yang mendorong dari dalam, sehingga tanah menjadi labil dan longsor,” jelasnya.

Namun air masih merembes, tanah masih labil. Jadi kami khawatir akan terjadi longsor lagi.

Tinggalkan Komentar...