Ilustrasi
Ilustrasi

NUSA DUA, balipuspanews.com-Situasi jalanan yang gelap tanpa lampu penerang acap kali sebagai penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. Hal itu menimpa seorang pengendara motor (pemotor) Pran Kaveri Tarigan (23).

Pria asal Tanah Karo Sumatera Utara itu tewas setelah motor yang dikendarainya adu jangkrik di Jalan Darmawangsa depan STP Nusa Dua Kampial, Jumat (31/7/2020) malam.

Menurut Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu Ni Luh Tiviasih, kecelakaan maut itu melibatkan sepeda motor Lexi DK 3528 ABA dan motor Yamaha XRide DK 4967 FZ.

Malam itu sekitar pukul 23.50 Wita, korban yang tinggal di Jalan Pulau Galang nomor 22 Pemogan Denpasar Selatan, mengendarai motor Lexi DK 3528 ABA.

“Korban mengendarai motor seorang diri bergerak dari arah utara menuju ke selatan dengan kecepatan sedang. Kondisi jalan menanjak,” ujar Iptu Tiviasih, Sabtu (1/8/2020).

Setibanya di Jalan Darmawangsa depan STP Nusa Dua Kampial, kondisi jalan agak menikung dan gelap. Namun korban kurang hati-hati mengendarai motor dan terlalu mengambil haluan ke kanan.

Tanpa diduga, dari arah yang berlawanan muncul sepeda motor Yamaha DK 4967 FZ sehingga terjadilah tabrakan adu jangkrik.

“Kondisi jalanan gelap dan korban kurang hati-hati mengendarai motor sehingga terjadi tabrakan,” beber Iptu Tiviasih.

Dalam peristiwa kecelakaan itu, korban terjatuh dari motornya. Ia mengalami luka berat. Kaki kanan patah, dari hidung dan telinganya mengeluarkan darah. Korban meninggal seketika di lokasi kejadian.

Sementara pemotor Yamaha DK 4967 FZ mengalami cedera robek pada kaki kanan dan wajah dan belum sadar saat dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.

“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit Sanglah,” terangnya.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan 

Facebook Comments