Uang (ilustrasi)
Uang (ilustrasi)
sewa motor matic murah dibali

BREBES, balipuspanews.com – Seorang peria bernama Khairudin (42) berasal dari Kampung Barupring Desa Linggapura Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes Jawa Tengah, mengaku dengan ilmu yang dimiliki ia mampu dan bisa menggandakan uang dengan jumlah mencapai milyaran rupiah.

Uang dari hasil penggandaan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan rumah tangga, dan kebutuhan untuk membayar hutang piutang. Pria ini mengaku ingin membantu bagi orang yang benar – benar dililit hutang baik hutang di Bank maupun hutang diluar bank alias rentenir. Karena uang yang digandakan, uang layak edar dan layak pakai.

Beberapa orang yang telah dibantunya berhasil dan sukses dengan uang hasil penggandaan. Tentu saja dengan kemampuan ilmu yang Khairudin (42) miliki banyak orang yang tergiur dan berharap bisa melunasi persoalan hutang maupun untuk kebutuhan pribadi.

Khaerudin mampu menggandakan uang berbentuk mata uang rupiah paling sedikit Rp. 3 milyar. Dalam praktek menggandakan uang hanya membutuhkan waktu 1 jam, setelah uang itu diwujudkan kemudian disempurnakan dan hanya menunggu wangsit beberapa menit bisa digunakan untuk berbelanja.

Pengakuan Khaerudin (42) itu ternyata hanya isapan jempol belaka, setelah salah satu korban yang baru dikenalnya menjadi korban penipuan berkedok bisa menggandakan uang mencapai milyaran rupiah. Korban ahirnya melaporkan Khaerudin (42) dengan tuduhan penipuan ke Mapolres Brebes.

Dari laporan korban, Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah diketahui rumahnya di Desa Linggapura Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Dalam waktu singkat, Tim Resmob berhasil membekuk pelaku dikediamannya tanpa ada perlawanan terhadap petugas. Khaerudin pun digelandang ke Tahanan Mapolres Brebes pada Selasa (4/6/2019), untuk diminta pertanggunga jawaban atas perbuatannya.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono kepada wartawan mengatakan. Pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari seorang korban, karena korban telah ditipu oleh pelaku dengan modus bisa menggandakan uang.

“sebagai barang bukti telah disita dari pelaku berupa uang lembaran sebanyak Rp. 800.000, uang tersebut sisa dari hasil gadai mobil. Tidak hanya menggondol belasan juta rupiah dari korban. Juga satu unit mobil Daihatzu Xenia digadaikan oleh korban Rp. 15 juta, dan uang hasil kejahatan digunakan oleh pelaku untuk berfoya – foya ditempat biburan malam” ungkap Aris.

Menurut Aris, atas perbuatannya, pelalu terancam hukuman penjara 4 tahun. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan serta pengembangan karena diduga ada korban selain Khaerudin. (Sun/Myd/Bpn/Tim).