Sepeda Motor Hantam Mobil di Jalan Menurun, Satu Meninggal Dunia

Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Nmax melawan mobil pick up di Banjar Dinas Sekar Sari, Desa Selat Kecamatan Sukasada, Buleleng
Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan antara sepeda motor Yamaha Nmax melawan mobil pick up di Banjar Dinas Sekar Sari, Desa Selat Kecamatan Sukasada, Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Malang dialami pria asal Lumajang, Jawa Timur berinisial NH,53. Sebab dirinya harus kehilangan nyawa setelah sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi N 2832 UAY yang dikemudikan anaknya berinisial ZR,27, menabrak mobil Suzuki pick up dengan nomor polisi DK 8014 UI.

Kecelakaan tersebut terjadi di Kilometer 15.800 Jalan Raya Singaraja – Banjar atau tepatnya di Wilayah Banjar Dinas Sekar Sari, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Minggu (26/2/2023) sekitar pukul 12.30 WITA.

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan menyampaikan kecelakaan bermula dari sepeda motor yang datang dari arah Selatan menuju ke arah Utara. Beberapa meter dari tempat kejadian dengan kondisi jalan menurun ayah dan anak tersebut sempat berteriak bahwa sepeda motornya tidak bisa dikendalikan.

Baca Juga :  Belum Miliki Gedung, SMPN 6 Gerokgak Sudah Bisa Terima Siswa

Saat bersamaan dari arah Utara ke Selatan datang mobil Pick up dengan nomor polisi DK 8014 UI dikemudikan PS,32, asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng. Seketika tabrakan tidak bisa dihindarkan dan sepeda motor terpental ke sisi jalan.

“Pengendara motor datang dari selatan dengan kecepatan tinggi sambil berteriak sepeda motornya tidak bisa dikendalikan saat bersamaan datang pick up dari Utara karena sepeda motor melebar ke kanan dan di lokasi kejadian merupakan tikungan maka kecelakaan lalulintas tidak bisa dihindarkan,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon.

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Yamaha Nmax yakni ZR harus dilarikan ke Rumah Sakit Paramasidhi karena mengalami luka lecet pada lutut kiri, lecet pada tumit kiri, terasa sesak dan sakit pada bagian perut. Sedangkan yang dibonceng yakni NH harus kehilangan nyawa akibat cidera kepala berat (CKB).

Baca Juga :  Sikapi SE Gubernur Bali, Karangasem Berencana Bentuk Kelompok Pemantau Wisatawan

“Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Paramasidhi namun nyawa yang dibonceng yakni NH tidak tertolong karena mengalami CKB. Kalau sopir pick up dalam kondisi sehat,” ungkap Kompol Agus Dwi.

Kini kasus kecelakaan lalulintas tersebut telah ditangani Unit Lantas Polsek Sukasada, sementara kerugian akibat dari kejadian laka diperkirakan sekitar Rp 1 Jutaan dengan korban meninggal dunia 1 orang.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan