Kamis, Juni 20, 2024
BerandaKlungkungSerahkan 2,3 Ton Pupuk Kompos, Bupati Suwirta Ajak Petani Komitmen Wujudkan Pertanian...

Serahkan 2,3 Ton Pupuk Kompos, Bupati Suwirta Ajak Petani Komitmen Wujudkan Pertanian Organik

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Mari bersama-sama kuatkan komitmen untuk  mewujudkan pertanian organik. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta kepada para petani saat menyerahkan bantuan pupuk kompos yang dihasilkan oleh Tempat Pengolahan Sampah Setempat (TOSS) Center di Subak Telaga, Desa Pikat Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (1/4/2023).

“Ada sebanyak 2,3 ton pupuk yang kita serahkan kepada para petani disini. Nah tentu upaya ini sebagai pendukung program Bapak Gubernur Bali yaitu menuju pertanian organik,” ujar Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida.

Bupati Suwirta juga menambahkan saat ini Pemkab Klungkung tengah serius menggarap sektor pertanian yaitu salah satunya membuat pupuk kompos ini sebanyak-banyaknya dan diberikan gratis kepada petani.

Ketika permintaan nanti lebih banyak, maka nantinya akan mengupayakan bagaimana pengelolaan sampah di TOSS Center yang sudah dilakukan ini akan ditambah alatnya, petugasnya termasuk juga sampah organiknya termasuk yang dari Desa akan diambil.

“Jika permintaan pupuk ini lebih banyak, maka kami akan upayakan menambah tenaga, petugas dan sampah organik sehingga nantinya hasil produksi pupuk bisa mencukupi permintaan petani,” ujar Bupati Suwirta.

BACA :  Sekaa Gong Kebyar Wanita Duta Klungkung Tampil Memukau pada PKB 2024

Hal yang paling penting, Bupati Suwirta juga meminta kepada para petani agar tetap semangat mengikuti berbagai proses demi menuju pertanian organik. Bupati juga berharap jangan sampai pertanian organik itu hasilnya mahal tentu daya beli masyarakat pasti tidak terjangkau.

Dirinya menuturkan inilah sebabnya Pemkab Klungkung memberikan pupuk kompos gratis dengan harapan biaya pertanian/biaya produksinya murah sehingga tidak alasan produk pertanian organik ini mahal.

“Jadi daftarkan mulai sekarang kepada seluruh subak/seluruh petani lewat Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung,” ajaknya.

Pihaknya menginginkan memetakan berapa kebutuhan pupuk kompos yang dibutuhkan di Klungkung ini sehingga nantinya lewat TPS3R, TOSS Center bisa menghitung produksi pupuk dan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

“Jadi jangan ragu-ragu lagi, mari kita komitmen bersama untuk menuju pertanian organik dengan memanfaatkan pupuk dari TOSS Center,” harap Bupati Suwirta.

Penulis: Roni

Editor: Budiarta

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular